- Dua pelajar berusia 16 tahun tewas dalam kecelakaan motor di Desa Rejoagung, Jombang, pada Sabtu dini hari.
- Kecelakaan terjadi saat motor korban menabrak truk Mitsubishi Canter setelah melaju kencang dan keluar dari jalur.
- Satlantas Polres Jombang telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebab pasti tabrakan maut tersebut.
SuaraJatim.id - Jalanan Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, yang biasanya sunyi di waktu dini hari, mendadak berubah mencekam pada Sabtu (25/4/2026).
Suara deru mesin motor dan gelak tawa sekelompok remaja yang memecah keheningan malam, seketika bungkam oleh dentuman keras yang memilukan.
Dua nyawa muda, Andre (16) dan Candra (16), harus pulang selamanya di usia yang masih sangat belia. Dua pelajar asal Kecamatan Ploso ini tewas mengenaskan setelah sepeda motor Honda Vario yang mereka kendarai terlibat adu banteng dengan sebuah truk Mitsubishi Canter.
Malam itu, sekitar pukul 00.40 WIB, Andre dan Candra sedang menikmati suasana malam bersama rekan-rekan sebayanya. Saksi mata menyebutkan, rombongan motor ini melaju kencang dari arah barat ke timur.
Di atas tunggangannya, mereka tampak larut dalam kegembiraan, saling bergurau satu sama lain tanpa menyadari bahaya yang mengintai di depan mata.
Keceriaan itu membuat mereka kehilangan kewaspadaan hingga rombongan ini memakan jalur lawan. Namun, dari arah berlawanan (timur ke barat), muncul truk Mitsubishi Canter yang dikemudikan oleh Maulana (24), pemuda asal Nganjuk.
“Jarak antara kedua kendaraan sudah sangat dekat. Tabrakan keras pun tidak dapat dihindari,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Benturan hebat itu membuat motor yang dikendarai Andre dan Candra ringsek parah. Tubuh kedua remaja tersebut terhempas, meninggalkan luka yang terlalu berat untuk bertahan hidup.
Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan sekolahnya.
Baca Juga: Pelarian Pikolo Berakhir di Tangan Resmob Usai Bacok Pelajar di Gresik
Sementara itu, Maulana, pengemudi truk, dilaporkan dalam kondisi fisik yang sehat meski syok mendalam membekas setelah insiden maut tersebut. Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini. Fokus kami adalah menyelidiki mengapa rombongan motor tersebut sampai keluar jalur," tambah Ipda Siswanto.
Berita Terkait
-
Pelarian Pikolo Berakhir di Tangan Resmob Usai Bacok Pelajar di Gresik
-
Adu Besi di Pagi Buta: Ceroboh Karena Sopir Lelah, Truk Asal Indramayu Ringsek di Bojonegoro
-
Misteri Pelajar SMK Diduga Ceburkan Diri ke Sungai Bengawan Madiun, Pencarian Masih Dilakukan
-
Misteri Mayat Tanpa Busana di Jombang Terungkap, Dihabisi Sahabat Karib karena Cemburu Buta
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Mantri BRI, Garda Terdepan Layanan Perbankan di Toraja Utara
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor
-
Lutung Jawa Dipelihara Warga di Bondowoso Dievakuasi, Kini Jalani Rehabilitasi