Wakos Reza Gautama
Sabtu, 25 April 2026 | 09:38 WIB
Ilustrasi kecelakaan. Dua pelajar asal Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, tewas mengenaskan dalam kecelakaan tragis di Jalan Raya Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Sabtu (25/4/2026) dini hari sekitar pukul 00.40 WIB. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Dua pelajar berusia 16 tahun tewas dalam kecelakaan motor di Desa Rejoagung, Jombang, pada Sabtu dini hari.
  • Kecelakaan terjadi saat motor korban menabrak truk Mitsubishi Canter setelah melaju kencang dan keluar dari jalur.
  • Satlantas Polres Jombang telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebab pasti tabrakan maut tersebut.

SuaraJatim.id - Jalanan Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, yang biasanya sunyi di waktu dini hari, mendadak berubah mencekam pada Sabtu (25/4/2026).

Suara deru mesin motor dan gelak tawa sekelompok remaja yang memecah keheningan malam, seketika bungkam oleh dentuman keras yang memilukan.

Dua nyawa muda, Andre (16) dan Candra (16), harus pulang selamanya di usia yang masih sangat belia. Dua pelajar asal Kecamatan Ploso ini tewas mengenaskan setelah sepeda motor Honda Vario yang mereka kendarai terlibat adu banteng dengan sebuah truk Mitsubishi Canter.

Malam itu, sekitar pukul 00.40 WIB, Andre dan Candra sedang menikmati suasana malam bersama rekan-rekan sebayanya. Saksi mata menyebutkan, rombongan motor ini melaju kencang dari arah barat ke timur.

Di atas tunggangannya, mereka tampak larut dalam kegembiraan, saling bergurau satu sama lain tanpa menyadari bahaya yang mengintai di depan mata.

Keceriaan itu membuat mereka kehilangan kewaspadaan hingga rombongan ini memakan jalur lawan. Namun, dari arah berlawanan (timur ke barat), muncul truk Mitsubishi Canter yang dikemudikan oleh Maulana (24), pemuda asal Nganjuk.

“Jarak antara kedua kendaraan sudah sangat dekat. Tabrakan keras pun tidak dapat dihindari,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Benturan hebat itu membuat motor yang dikendarai Andre dan Candra ringsek parah. Tubuh kedua remaja tersebut terhempas, meninggalkan luka yang terlalu berat untuk bertahan hidup.

Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan sekolahnya.

Baca Juga: Pelarian Pikolo Berakhir di Tangan Resmob Usai Bacok Pelajar di Gresik

Sementara itu, Maulana, pengemudi truk, dilaporkan dalam kondisi fisik yang sehat meski syok mendalam membekas setelah insiden maut tersebut. Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini. Fokus kami adalah menyelidiki mengapa rombongan motor tersebut sampai keluar jalur," tambah Ipda Siswanto.

Load More