Wakos Reza Gautama
Rabu, 10 Juni 2026 | 09:02 WIB
Ilustrasi kebakaran. Kebakaran melanda sebuah rumah dua lantai di Jalan Nyamplungan, Surabaya, pada Rabu (10/6/2026) dini hari pukul 00.52 WIB. [Ist]
Baca 10 detik
  • Kebakaran melanda sebuah rumah dua lantai di Jalan Nyamplungan, Surabaya, pada Rabu (10/6/2026) dini hari pukul 00.52 WIB.
  • Petugas pemadam kebakaran berhasil mengevakuasi empat penghuni terjebak di lantai dua menggunakan tangga manual saat api berkobar.
  • Tiga korban dilarikan ke rumah sakit akibat gangguan pernapasan, sementara penyebab kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

SuaraJatim.id - Malam di kawasan Jalan Nyamplungan IX, Kelurahan Ampel, Surabaya, berubah menjadi mimpi buruk saat jarum jam menunjukkan pukul 00.52 WIB, Rabu (10/6/2026).

Di tengah lelapnya warga, si jago merah mendadak mengamuk, melahap sebuah rumah berlantai dua dan menciptakan kepanikan luar biasa.

Api diduga pertama kali muncul dari ruang garasi di lantai satu. Dengan cepat, si jago merah merambat, menutup satu-satunya akses keluar bagi para penghuni.

Tak ayal, empat orang penghuni yang saat itu berada di lantai dua terjebak dalam situasi hidup dan mati, sementara asap hitam mulai memenuhi ruangan.

Menerima laporan darurat, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya bergerak cepat.

Namun, mengevakuasi korban dari bangunan yang sedang terbakar bukanlah perkara mudah. Karena akses tangga utama sudah tertutup api, petugas terpaksa menggunakan teknik evakuasi darurat.

"Keempat korban harus dievakuasi dari lantai dua menggunakan tangga manual. Api menghanguskan lantai satu dan sudah mulai merambat ke bagian atap lantai dua," ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran DPKP Surabaya, M. Rokhim dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Satu per satu, para penghuni diturunkan dengan hati-hati oleh petugas di tengah suhu udara yang kian panas. Beruntung, naluri dan kesigapan petugas di lapangan berhasil memastikan seluruh nyawa terselamatkan sebelum api meludeskan seluruh bangunan.

Meski selamat dari maut, dampak kebakaran ini cukup telak. Dari empat korban yang dievakuasi, tiga di antaranya harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif akibat gangguan pernapasan dan luka yang dialami. Sementara satu korban lainnya mendapatkan perawatan darurat di rumah warga sekitar.

Baca Juga: Honda Brio Terjun Bebas dari Flyover Gubeng Surabaya, Sopir Mabuk Malah Ngamuk ke Petugas

Secara material, rumah seluas 7 x 10 meter itu mengalami kerusakan parah. Di lantai satu, sebuah unit sepeda motor listrik, yang menjadi bagian dari benda yang ludes terbakar, kini hanya menyisakan kerangka hitam.

Setelah perjuangan selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api sepenuhnya pada pukul 02.15 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api dari garasi tersebut masih menjadi misteri dan sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Tragedi di Nyamplungan ini menjadi pengingat keras bagi warga kota akan pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi kebakaran. M. Rokhim mengimbau masyarakat untuk tidak menunda dalam melaporkan kejadian darurat.

"Jangan ragu menghubungi Call Center 112. Penanganan yang cepat dan tepat adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa," tutupnya.

Load More