- Tiga pria terlibat duel carok di Sampang pada Sabtu, 25 Juli 2026, akibat dendam asmara.
- Pelaku RB dan sepupunya H menyerang SH dengan celurit karena hubungan asmara korban dengan ibu pelaku.
- Ketiga pria mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam dan kini ditahan di Mapolres Sampang.
SuaraJatim.id - Ketika darah mendidih karena perkara kehormatan keluarga, logika seringkali menguap ke udara. Di bawah terik matahari Dusun Jeblung, Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Sampang, sebuah drama asmara terlarang berujung pada dentingan logam dan cucuran darah.
Tiga pria terlibat dalam duel maut atau carok yang membuat warga sekitar gemetar ketakutan. Bukan sekadar perkelahian biasa, insiden ini berakar dari luka hati yang mendalam.
RB (51), sang pelaku utama, menyimpan dendam membara karena menduga ibunya memiliki hubungan spesial dengan SH (60), seorang pria lansia di kampung tersebut.
Sabtu (25/7/2026) menjadi puncak dari amarah yang selama ini dipendam RB. Saat melihat SH melintas mengendarai sepeda motor, RB yang sudah gelap mata sengaja menabrakkan kendaraannya ke arah korban. Provokasi itu berhasil. Percekcokan mulut pun pecah seketika.
Awalnya, duel sempat terjadi menggunakan kayu. Warga yang melihat kejadian itu sempat melerai dan mengira emosi keduanya telah mereda. Namun, bagi RB, urusan kehormatan tidak bisa selesai hanya dengan kayu yang patah.
Masih tersulut api cemburu atas nama ibunya, RB mendatangi sepupunya, H (44). Mendengar cerita versi RB, emosi H ikut tersulut.
Tanpa pikir panjang, keduanya mempersenjatai diri dengan celurit dan parang, lalu menyisir jalanan mencari keberadaan SH.
Mereka bertemu di depan sebuah bengkel motor. Di sana, di ruang publik yang disaksikan mata warga yang ketakutan, ketiga pria ini terlibat duel senjata tajam yang sengit.
"Peristiwa itu dipicu dendam dan sakit hati pelaku karena tidak suka korban (SH) menjalin hubungan asmara dengan ibu kandungnya," ungkap Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu
Pertikaian tak seimbang itu menyisakan luka mengerikan. SH, sang lansia, menderita luka sabetan dalam di tangan kanan dan kepala bagian belakang.
Tak ada pemenang dalam carok ini; RB pun mengalami luka parah di tangan kanan, sementara sepupunya, H, menderita luka sayatan di paha dan siku.
Suasana mencekam baru berakhir setelah polisi tiba dan mengevakuasi para pelaku yang bersimbah darah. Kini, setelah mendapatkan perawatan medis, ketiga pria tersebut harus bersiap menghadapi dinginnya sel tahanan.
"Saat ini, para pelaku beserta berkas penanganannya telah dilimpahkan ke Mapolres Sampang untuk proses hukum lebih lanjut," pungkas AKP Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh