- Seorang pelajar bernama Pusabi tewas akibat kecelakaan tabrak lari di Jalan Raya Desa Meteng, Sampang, Kamis malam.
- Korban meninggal dunia saat dirawat di Puskesmas, sementara rekannya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif.
- Unit Gakkum Satlantas Polres Sampang kini sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan pelaku yang melarikan diri tersebut.
SuaraJatim.id - Pusabi (16), seorang remaja yang masih duduk di bangku sekolah, harus mengakhiri perjalanan hidupnya dengan cara yang tragis.
Ia tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang diduga kuat sebagai aksi tabrak lari di Jalan Raya Desa Meteng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Kamis (9/7/2026) malam.
Malam itu, sekitar pukul 21.20 WIB, Pusabi berboncengan dengan rekannya, Lutfi (16), menggunakan sepeda motor Honda Vario putih bernomor polisi L 4258 CAL.
Tidak ada yang tahu pasti apa yang terjadi di aspal Desa Meteng tersebut. Namun, ketika warga berhamburan keluar ke arah suara benturan, mereka hanya mendapati kedua remaja itu sudah tergeletak di jalanan.
Ironisnya, kendaraan lain yang diduga terlibat dalam insiden ini tidak ditemukan di lokasi. Pelaku seolah hilang ditelan kegelapan malam, meninggalkan para korban tanpa memberikan pertolongan.
"Petugas segera menuju TKP setelah menerima laporan masyarakat. Saat tiba, kedua korban sudah berada di lokasi bersama warga sekitar. Motor mereka ditemukan dalam kondisi rusak," ujar Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Upaya penyelamatan nyawa Pusabi berlangsung dramatis. Remaja malang itu segera dilarikan ke Puskesmas Omben oleh petugas dan warga.
Tim medis telah berupaya maksimal, namun takdir berkata lain. Luka-luka yang diderita Pusabi terlalu berat; ia mengembuskan napas terakhirnya di tengah perawatan medis.
Sementara itu, rekannya, Lutfi, berhasil bertahan meski harus menanggung luka di bagian dagu dan lutut kanan yang robek.
Baca Juga: Daftar Perjalanan Kereta Terdampak Kecelakaan KA Logawa
Hingga kini, Lutfi masih dalam kondisi syok dan menjalani perawatan intensif, sehingga polisi belum bisa mendapatkan keterangan dari saksi kunci tersebut.
Kasus ini kini menjadi prioritas Unit Gakkum Satlantas Polres Sampang. Misteri tentang siapa penabrak Pusabi masih menjadi fokus utama penyelidikan.
Polisi terus menyisir TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan berupaya melacak keberadaan kendaraan misterius yang kabur tersebut.
"Interogasi awal terhadap sejumlah saksi di lokasi belum mengungkap kronologi pasti maupun identitas kendaraan lawan," tambah AKP Eko Puji.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan seruan keras kepada masyarakat. "Kami mengimbau siapapun yang menyaksikan atau mengetahui ciri-ciri kendaraan yang terlibat agar segera memberikan informasi kepada kami. Sekecil apa pun informasi itu, sangat berarti untuk proses penyelidikan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Daftar Perjalanan Kereta Terdampak Kecelakaan KA Logawa
-
Skandal Biadab di Sampang: 27 Pria Gilir Gadis Usai Dicekoki Miras, 15 Pelaku Masih Gentayangan
-
Bukannya Air Malah Semburkan Api: Misteri Sumur Gas di Sampang Bikin Geger Warga
-
Kecelakaan Maut di Lampu Merah Pandaan: Kontainer Blong Sapu Antrean Motor, 3 Nyawa Melayang
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Dari Blitar untuk NTT, 200 Kilogram Sambel Pecel Dikirim untuk Korban Gempa Bumi
-
Bejat! Bapak dan Anak Diduga Jadi Pelaku Pencabulan di Lamongan
-
Skandal Daster Pink di Rumah Kos: Oknum Pegawai BPN Tuban Kepergok Ngamar dengan Istri Orang
-
Impian Haji Berubah Jadi Petaka, Calon Jamaah Terlantar di Malaysia Akibat Dugaan Penipuan
-
Kecelakaan di Simpang Kembang Ijo Tuban: Nyawa Gadis 19 Tahun Melayang