- KA Logawa mengalami kecelakaan dengan sebuah truk di perlintasan sebidang Kabupaten Nganjuk pada Kamis, 9 Juli 2026.
- Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada badan truk dan lokomotif, serta memicu keterlambatan perjalanan sejumlah rangkaian kereta api.
- PT KAI Daop 7 Madiun sedang melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait dampak kecelakaan tersebut.
SuaraJatim.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengonfirmasi terjadinya gangguan operasional akibat insiden kecelakaan yang melibatkan KA Logawa dengan sebuah truk.
Kecelakaan ini terjadi di perlintasan sebidang resmi yang terjaga (JPL 103 Km 126+428), petak jalan antara Stasiun Bagor dan Stasiun Saradan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 14.34 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, badan truk dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup berat hingga penyok, sementara petugas masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tingkat kerusakan lokomotif KA Logawa.
Sejumlah KA Alami Keterlambatan dan Berhenti Luar Biasa
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa proses evakuasi dan penanganan material kecelakaan di lokasi kejadian berdampak langsung pada jadwal perjalanan kereta api lainnya di jalur selatan. Beberapa rangkaian KA terpaksa mengalami keterlambatan hingga Berhenti Luar Biasa (BLB) demi menjaga aspek keselamatan.
Adapun sejumlah perjalanan kereta api yang terdampak langsung antara lain:
KA Ranggajati
KA Argo Semeru
KA Brantas
KA Argo Wilis
KA Jayakarta
Serta sejumlah perjalanan kereta api logistik dan penumpang lainnya yang dijadwalkan melintasi jalur tersebut.
"Benar, telah terjadi insiden kecelakaan yang melibatkan KA Logawa dengan sebuah truk. Saat ini petugas KAI bersama pihak terkait masih melakukan penanganan di lokasi agar perjalanan kereta api dapat kembali normal," kata Tohari dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun Magetan yang Menewaskan Satu Pemotor
Terkait ada atau tidaknya korban jiwa serta besaran nilai kerugian materiil yang ditimbulkan, KAI Daop 7 Madiun menyatakan saat ini masih melakukan koordinasi melekat dan komunikasi aktif dengan jajaran Kepolisian Resor (Polres) setempat yang sudah berada di lokasi.
Manajemen KAI Daop 7 Madiun juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan dan keterlambatan jadwal perjalanan yang terjadi sebagai dampak langsung dari insiden ini.
"KAI akan terus mengutamakan keselamatan dalam setiap proses penanganan hingga seluruh perjalanan kereta api di lintas tersebut kembali berjalan normal," tegas Tohari.
Menutup keterangannya, KAI kembali mengeluarkan imbauan keras kepada para pengguna jalan raya untuk senantiasa disiplin dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat melewati perlintasan sebidang.
Sesuai regulasi, pengendara wajib berhenti sejenak, menoleh ke kiri dan kanan untuk memastikan jalur aman, serta mendahulukan perjalanan kereta api guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut di Lampu Merah Pandaan: Kontainer Blong Sapu Antrean Motor, 3 Nyawa Melayang
-
Terjepit Bus Santri, Dua Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Beruntun Suramadu
-
Insiden di Bypass Balongmojo Mojokerto: Jasad Misterius Tergeletak di Depan SPBU
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang
-
Gagal Menyalip Berujung Adu Banteng Lawan Trailer: Pemuda 18 Tahun Tewas di Jalur Ngawi-Solo
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Tani Bogor Ubah Buah Pala Jadi Produk Bernilai Tinggi
-
Daftar Perjalanan Kereta Terdampak Kecelakaan KA Logawa
-
Skandal Biadab di Sampang: 27 Pria Gilir Gadis Usai Dicekoki Miras, 15 Pelaku Masih Gentayangan
-
Tragedi Berdarah di Parit Sawah: Misteri Luka Sayat di Leher Buyani yang Menggegerkan Sumenep
-
BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi, Tawarkan Kredit Kendaraan Mulai Bunga 1,80%