- Satu keluarga asal Kelurahan Bujel, Kota Kediri, yang terdiri dari empat orang, diduga menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/9).
- Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara untuk melakukan pencarian korban tenggelamnya kapal rute Surabaya menuju Banjarmasin tersebut.
- Hingga Senin (14/9) sore, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 115 orang telah ditemukan dan 128 orang lainnya masih belum ditemukan.
SuaraJatim.id - Harapan keluarga Winarsih, warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, untuk segera mendapat kabar tentang keberadaan keluarganya masih menunggu kepastian. Winarsih bersama suami dan dua anaknya diduga menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
Lurah Bujel I Wayan Yudianna membenarkan Winarsih tercatat dalam daftar penumpang kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut.
"Benar, salah satu warga kami atas nama Winarsih masuk dalam daftar yang ada di kapal Virgo yang tenggelam. Beliau berangkat bersama suami dan dua orang anaknya," kata Yudianna, Senin (14/9/2026).
Menurut dia, keluarga hingga kini masih menunggu informasi mengenai empat anggota keluarganya tersebut. Petugas identifikasi Polres Kediri Kota juga telah mendatangi rumah keluarga pada Minggu (13/9) malam untuk menyampaikan informasi serta meminta sejumlah dokumen pendukung identifikasi.
Keluarga kemudian membawa dokumen yang dibutuhkan ke Surabaya, termasuk ijazah untuk membantu proses pencocokan data. Sementara proses tes DNA masih menunggu arahan tim identifikasi.
"Kami dari kelurahan terus berkoordinasi dengan keluarga dan siap membantu kebutuhan mereka, termasuk transportasi jika diperlukan untuk proses identifikasi di Surabaya," ujar Yudianna.
Salah seorang keluarga, Sigit Sugiarto, mengatakan Winarsih dan keluarganya berangkat ke Kalimantan karena salah satu anggota keluarga akan bekerja di daerah tersebut. Kabar mengenai kecelakaan kapal pertama kali diterima keluarga dari rekan mereka di Banjarmasin.
"Masih simpang siur menunggu berita. Kami dapat informasinya itu dari Banjarmasin," kata Sigit.
Keluarga berharap empat anggota keluarganya segera ditemukan dan mendapat kabar dalam kondisi selamat.
Baca Juga: Persik Kediri Datangkan Lima Pemain Baru, Ada Jebolan Timnas Indonesia U-23
128 Penumpang Masih Dicari
KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita setelah berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).
Kapal yang membawa 243 penumpang itu dilaporkan miring ke kiri dengan cepat sekitar pukul 01.20 Wita sebelum akhirnya tenggelam.
Hingga Senin (14/9) pukul 15.30 Wita, Basarnas mencatat 115 korban telah ditemukan. Sebanyak 109 orang selamat dan enam meninggal dunia. Dengan demikian, masih ada 128 orang yang belum ditemukan.
Basarnas mengerahkan 15 armada untuk operasi pencarian, terdiri atas 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat. Operasi juga melibatkan unsur TNI AL, Polri, dan BNPB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh