- Polda Jawa Timur menyiagakan sekitar 20 personel Posko DVI di RS Bhayangkara Surabaya pada Senin, 14 September 2026.
- Langkah antisipatif tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan terpadu serta operasi pencarian insiden hilangnya KM Virgo Transport 8.
- Posko DVI ini terintegrasi dengan berbagai instansi terkait guna melayani pendataan keluarga serta proses evakuasi korban.
SuaraJatim.id - Polda Jatim menyiagakan Posko Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara H. Samsoeri Mertojoso, Surabaya, untuk mendukung penanganan insiden hilang kontak KM Virgo Transport 8.
Sekitar 20 personel yang terdiri atas tim DVI, tenaga medis, dan petugas pendukung disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan selama operasi pencarian dan pertolongan (SAR) masih berlangsung.
Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol dr Wahono Edi Prastowo mengatakan penyiagaan tersebut merupakan langkah antisipatif agar tim dapat bergerak cepat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Posko DVI kami siagakan sebagai bagian dari kesiapan penanganan terpadu. Personel dan sarana pendukung telah disiapkan sehingga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, tim dapat segera melaksanakan tugas sesuai prosedur,” kata Wahono melansir Beritajatim--jaringan Suara.com, Senin (14/9/2026).
Posko DVI di RS Bhayangkara terintegrasi dengan Posko Ante Mortem di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak. Posko tersebut melayani keluarga penumpang untuk pendataan identitas dan informasi pendukung yang diperlukan dalam proses identifikasi.
Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Polresta Sumenep yang menyiagakan posko terpadu di Mapolresta Sumenep, Pelabuhan Kalianget, dan Polsek Masalembu untuk mendukung operasi SAR serta proses evakuasi jika diperlukan.
Wahono menegaskan fokus utama saat ini tetap pada pencarian dan pertolongan terhadap penumpang dan kru KM Virgo Transport 8.
“Kami berharap seluruh penumpang dan kru KM Virgo Transport 8 dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ujarnya.
Polda Jatim bersama jajaran juga terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, KSOP, pemerintah daerah, otoritas pelabuhan, serta instansi terkait lainnya. Masyarakat dan keluarga penumpang diimbau mengikuti informasi resmi dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
Baca Juga: Kedok Amanah Berujung Nestapa: Bagaimana Arisan Online Rp71 Miliar Menjerat Korban se-Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI
-
Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
-
Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa
-
Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih
-
BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026