SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus berupaya meningkatkan daya beli masyarakat. Salah satunya melalui gelaran Pasar Murah yang dilakukan di Halaman Kelurahan Gunung Anyar Surabaya, Sabtu (6/6/2026).
Pasar Murah yang menyediakan aneka bahan pokok dengan harga jauh di bawah pasar ini pun ramai diserbu antusias oleh masyarakat.
Sejak pagi, banyak masyarakat yang terlihat sudah mengantre. Tidak hanya kaum ibu, lansia laki-laki dan perempuan, remaja dan anak juga terlihat mengunjungi pasar murah Pemprov Jatim yang diramaikan oleh berbagai stand UMKM tersebut.
Gubernur Khofifah menegaskan langkah strategis ini sengaja dilakukan Pemprov Jatim untuk memperkuat daya beli sekaligus menjaga stabilitas inflasi harga bahan pokok bagi masyarakat di Jawa Timur.
“Fokus utama dalam Pasar Murah adalah memastikan ketersediaan dan keterjangkauan komoditas pokok yang dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar,” tegasnya.
“Intervensi harga melalui pasar murah sangat penting terutama pada komoditas strategis seperti Beras, Minyak Goreng, gula, hingga cabai rawit dan cabai Merah yang kerap memicu fluktuasi inflasi,” imbuh Khofifah.
Dalam Pasar Murah kali ini, berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga di bawah harga pasar di antaranya beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram.
Selain itu tersedia pula telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, daging ayam ras Rp30.000 per kemasan, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, serta cabai Rp5.000 per 200 gram.
"Lewat pasar murah kita ingin pastikan bahwa proses distribusi berbagai kebutuhan pokok utamanya Minyakita bisa lancar. Kita selalu update data di pasar, mana yang mengalami kenaikan dan perlu intervensi untuk menekan inflasi," ucap Gubernur Khofifah.
Baca Juga: Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Khusus untuk Minyakita, Pemprov Jatim melalui Dinas Perindutrian dan Perdagangan telah dan akan terus melakukan koordinasi penuh dengan Bulog maupun supplier lain. Hal ini, guna mencegah terjadinya kelangkaan yang dapat memicu terjadinya inflasi.
"Bagaimana kita melihat antara kebutuhan masyarakat dengan kelancaran supply. Inilah pentingnya pemantauan secara berkala," kata Gubernur Jatim.
Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan badan usaha lainnya diyakini Gubernur Khofifah harus diperkuat untuk memastikan bahwa tidak ada lagi kendala distribusi pangan yang dapat merugikan masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.
"Sinergitas antara pemerintah dengan pihak terkait adalah kunci utama. Bersama-sama kita pastikan untuk menjaga pasokan tetap aman, distribusi berjalan lancar, dan harga kebutuhan pokok tetap stabil," tegasnya.
Salah seorang warga Gunung Anyar bernama Sunarni pun mengaku sangat senang akan keberadaan Pasar Murah. Ia menuturkan, berbagai harga kebutuhan bahan pokok dijual jauh lebih murah disini.
"Jauh lebih murah. Alhamdulillah saya senang sekali bisa belanja disini," ucapnya.
Berita Terkait
-
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
-
7 Tahun Beruntun Murid Jatim Diterima di PTN Tanpa Tes, Gubernur Khofifah: Bukti Kualitas Pendidikan
-
Haru di Debarkasi Surabaya: Saat Kloter Pertama Jemaah Haji Pulang Tanpa Antre
-
HUT ke-733 Surabaya: Armuji Beber Keberhasilan Kota Pahlawan di Berbagai Bidang
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026