- Perum Jasa Tirta I berencana menutup total akses kendaraan roda empat di Bendungan Lahor mulai 1 Agustus 2026.
- Kebijakan penutupan tersebut memicu penolakan keras dari warga serta Camat Selorejo karena mengancam kelancaran mobilitas dan perekonomian lokal.
- Pihak Perum Jasa Tirta I belum memberikan keputusan pasti dan berjanji akan menyampaikan aspirasi warga ke manajemen pusat.
SuaraJatim.id - Selama puluhan tahun, Bendungan Lahor bukan sekadar tumpukan beton penahan air. Bagi ribuan warga di perbatasan Blitar dan Malang, jalur ini adalah urat nadi.
Namun, sebuah pengumuman mendadak membuat suasana di Kecamatan Selorejo memanas. Mulai 1 Agustus 2026, akses bagi kendaraan roda empat akan diputus total.
Rencana ini bak petir di siang bolong bagi warga Desa Ngreco, Boro, Olak Alen, dan Selorejo. Mereka bukan hanya bicara soal kenyamanan, tapi soal napas ekonomi dan mobilitas yang terancam lumpuh.
Bagi siapa pun yang ingin memangkas waktu perjalanan dari Blitar ke Malang, Bendungan Lahor adalah pilihan utama. Data mencatat, tak kurang dari 6.700 kendaraan melintas di sana setiap harinya. Sebanyak 2.800 di antaranya adalah mobil dan truk yang menggantungkan efisiensi waktu pada jalur ini.
"Jalur ini akses tercepat. Kalau ditutup, warga harus memutar jauh. Ini bukan cuma soal bensin, tapi soal waktu yang terbuang," ungkap Camat Selorejo, Agung Nugroho Sutamat, Sabtu (25/7/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Dampak penutupan ini tidak berhenti di aspal jalan. Di sepanjang area bendungan, ada denyut ekonomi yang digerakkan oleh setidaknya 100 pedagang kecil.
Mereka menggantungkan hidup dari para pengendara yang menepi untuk sekadar melepas lelah atau menikmati pemandangan.
Jika mobil dan truk dilarang melintas, keramaian itu dipastikan sirna. Kekhawatiran akan mati surinya ekonomi lokal inilah yang memicu penolakan keras dalam sosialisasi yang digelar Perum Jasa Tirta I pada Jumat (24/7/2026).
Meski warga telah bersuara lantang meminta kebijakan tersebut ditinjau ulang atau setidaknya ditunda, pihak Perum Jasa Tirta I belum memberikan jawaban pasti.
Baca Juga: Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
Dalam pertemuan yang berlangsung alot tersebut, perwakilan perusahaan hanya menyatakan akan menyampaikan aspirasi warga ke meja manajemen pusat.
"Kami hanya berharap kebijakan ini dikaji kembali. Kalaupun harus ditutup, jangan terburu-buru pada 1 Agustus besok," tegas Agung.
Berita Terkait
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot
-
Drama Hilangnya Backpacker Madiun di Korea:Pihak Travel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Dulu 17 Ribu, Kini Hanya 7 Ribu: Apa yang Membuat Warga Blitar Takut Punya Anak?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan