- Gudang Kirana Wedding di Gang Salak, Tuban, terbakar akibat korsleting colokan listrik pada Jumat sore, 24 Juli 2026.
- Kebakaran meludeskan ratusan gaun pesta serta perlengkapan dekorasi dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai empat ratus juta rupiah.
- Dua unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
SuaraJatim.id - Pemandangan pilu tersaji di Gang Salak, Kelurahan Kingking, Tuban. Ratusan gaun cantik dan perlengkapan pesta yang sedianya mempercantik hari bahagia para klien Kirana Wedding, kini tak lebih dari tumpukan abu hitam yang tak berbentuk.
Jumat (24/7/2026) sore yang tenang mendadak pecah oleh kepulan asap tebal. Seorang warga yang baru saja pulang melaut adalah orang pertama yang menyadari ada yang tidak beres.
Dari kejauhan, ia melihat asap hitam membumbung tinggi dari sebuah bangunan yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan perlengkapan Make Up Artist (MUA) dan dekorasi pernikahan tersebut.
Siapa sangka, malapetaka senilai hampir setengah miliar rupiah ini dipicu oleh hal sepele yakni colokan kabel yang terpasang.
Plt. Kasatpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji, mengungkapkan bahwa api diduga kuat berasal dari percikan listrik pada stop kontak yang terus terhubung dalam waktu lama.
Tanpa pengawasan, suhu panas memicu percikan api yang langsung menyambar kain-kain brokat, sutra, dan material dekorasi yang sangat mudah terbakar di dalam gudang.
"Percikan listrik itu menyambar benda di sekitarnya. Mengingat isinya adalah gaun-gaun pengantin dan kain dekorasi, api merambat dengan sangat cepat," jelas Sutaji, Sabtu (25/7/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Meski petugas berhasil mencegah api merembet ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya, isi gudang milik Kirana Wedding itu nyaris tak bersisa. Gaun-gaun premium yang menjadi aset utama usaha ini ludes dilalap api.
Tak hanya kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp400 juta, peristiwa ini juga menyisakan trauma. Seorang perempuan yang tengah beristirahat di dalam rumah tersebut dilaporkan mengalami syok berat saat menyadari api mulai mengepung bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Baca Juga: Hanya Ada Motor: Misteri Hilangnya Kakek 70 Tahun di Hutan Wangun Tuban Belum Terpecahkan
Berita Terkait
-
Hanya Ada Motor: Misteri Hilangnya Kakek 70 Tahun di Hutan Wangun Tuban Belum Terpecahkan
-
Gelegar Ledakan di Malam Sunyi: Toko Sembako di Mojoagung Ludes Terbakar, Satu Korban Terluka
-
Gunung Gombak Membara 8 Jam: Api Nyaris Jilat Rumah Warga, 15 Hektar Ludes Jadi Abu
-
Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU