Wakos Reza Gautama
Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:46 WIB
Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Samen (70), warga Dusun Sejuwet, Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, dilaporkan hilang saat sedang beraktivitas di kawasan Hutan Wangun, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Mbah Samen, seorang pria berusia 70 tahun asal Tuban, dilaporkan hilang saat mencari rumput di Hutan Wangun.
  • Tim gabungan menemukan sepeda motor dan perlengkapan milik korban di Hutan Wangun sejak Senin, 15 Juli 2026.
  • Hingga Jumat, 17 Juli 2026, upaya pencarian intensif oleh tim gabungan masih berlangsung untuk menemukan keberadaan Mbah Samen.

SuaraJatim.id - Sejak Minggu pagi (14/7/2026), Hutan Wangun di Kecamatan Palang, Tuban, menyimpan sebuah teka-teki besar yang belum terpecahkan.

Mbah Samen (70), seorang lansia asal Desa Leran Kulon, menghilang seolah ditelan belantara, meninggalkan jejak-jejak bisu yang membuat bulu kuduk berdiri.

Pagi itu, sekitar pukul 06.00 WIB, Mbah Samen pamit seperti biasa. Mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter perak kesayangannya dengan menarik sebuah gledekan (gerobak kayu), ia bergerak menuju hutan untuk mencari rumput.

Namun, ketika matahari terbenam dan Senin tiba, pria senja itu tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Keluarga yang diliputi kecemasan segera melapor ke pihak berwenang.

Pencarian besar-besaran pun digelar. Pada hari Senin, tim menemukan titik terang pertama yang justru memicu lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Di sebuah sudut Hutan Wangun, tim pencari menemukan motor Jupiter perak milik Mbah Samen terparkir diam. Di dekatnya, terdapat gerobak kayu, botol minum, hingga kacamata milik korban. Segalanya tampak utuh, kecuali pemiliknya.

"Penemuan barang bukti tersebut menjadi titik awal penyisiran kami," ujar Kepala BPBD Tuban, Sudarmaji, Jumat (17/7/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Pencarian yang memasuki hari keempat pada hari Jumat belum juga membuahkan hasil manis. Namun, tim gabungan menemukan petunjuk baru berupa seutas tali tampar yang diduga kuat milik Mbah Samen untuk mengikat rumput. Tali itu ditemukan sekitar 100 meter dari titik koordinat terakhir aktivitasnya.

Kini, tim raksasa yang terdiri dari BPBD Tuban, Basarnas, TNI/Polri, Polhut, hingga relawan dan warga setempat, terus berjibaku menyisir rimbunnya Hutan Wangun. Mereka bertarung dengan waktu dan medan yang tak mudah demi menemukan sang kakek.

Baca Juga: Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dinonaktifkan, Diduga Terkait Suap Tambang

Status Mbah Samen hingga saat ini masih dinyatakan hilang. Keberadaannya kini menjadi fokus utama operasi penyelamatan di wilayah Palang.

Pihak berwenang mengimbau siapa pun, mulai dari pemburu hingga warga sekitar yang melintasi hutan, untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan pria berusia 70 tahun tersebut.

Load More