- Truk yang dikemudikan Kadirah menabrak trailer terparkir milik Suwikyo di Jalan Untung Suropati, Bojonegoro, pada Kamis (23/4/2026).
- Insiden kecelakaan tersebut diduga kuat terjadi akibat pengemudi truk mengalami kelelahan hebat atau serangan microsleep saat berkendara.
- Peristiwa ini tidak memakan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian materiil kedua kendaraan sekitar sepuluh juta rupiah.
SuaraJatim.id - Pagi yang tenang di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Klangon, Bojonegoro, seketika pecah oleh suara hantaman logam yang keras, Kamis (23/4/2026).
Di balik kemudi sebuah truk jenis provit bernomor polisi B 2189 XAO, Kadirah (57) barangkali tidak menyangka bahwa perjalanan jauhnya dari Indramayu akan berakhir dengan insiden yang menggetarkan aspal Bojonegoro.
Diduga kuat, musuh terbesar para pengemudi jarak jauh, rasa kantuk yang hebat, menjadi pemicu utama di balik "adu besi" tersebut.
Kejadian bermula saat Kadirah melajukan kendaraannya dari arah barat menuju timur. Diduga karena kondisi fisik yang sudah mencapai titik lelah maksimal atau serangan microsleep, truk yang dikemudikannya kehilangan arah. Tanpa kendali, kendaraan besar itu oleng ke kiri secara mendadak.
Nahas, di sisi utara jalan, sebuah truk trailer bernomor polisi B 9315 SEI tengah berhenti terparkir. Meski sebagian roda trailer yang dikemudikan Suwikyo (49) itu sudah menepi, posisinya yang masih berada di badan jalan tak mampu menghindari hantaman truk oleng milik Kadirah.
Benturan keras itu meninggalkan bekas luka yang nyata pada kedua kendaraan. Bagian depan truk provit mengalami kerusakan serius, sementara trailer yang dihantamnya pun tak luput dari kerusakan materiil.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Septian Nur Pratama, mengonfirmasi bahwa insiden ini murni dipicu oleh faktor manusia.
"Diduga pengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk, sehingga kendaraan tidak terkendali dan oleng," jelasnya saat melakukan olah TKP, Kamis (23/4/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Beruntung, dalam drama di pagi buta ini, tidak ada nyawa yang melayang. Baik Kadirah maupun Suwikyo dilaporkan selamat tanpa luka yang mengancam nyawa. Namun, keteledoran sekejap itu harus dibayar mahal dengan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Baca Juga: Dijanjikan Naik Haji, Nenek 86 Tahun di Bojonegoro Tertipu 2 Bandit yang Kuras Hartanya
Kini, kedua kendaraan raksasa tersebut telah diamankan oleh Satlantas Polres Bojonegoro untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Dijanjikan Naik Haji, Nenek 86 Tahun di Bojonegoro Tertipu 2 Bandit yang Kuras Hartanya
-
Lebaran Terakhir di Tuban Sebelum Gugur di Langit Kalimantan: Sosok Kapten Marindra di Mata Warga
-
Motor Dinas Tergelincir, Sertu Sugeng Babinsa Pacitan Menghembuskan Napas Terakhir Dalam Tugas
-
Tragedi Jalur Soekarno-Hatta Probolinggo: Dua Nyawa Melayang dalam Kabin Truk yang Ringsek
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Mantri BRI, Garda Terdepan Layanan Perbankan di Toraja Utara
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor
-
Lutung Jawa Dipelihara Warga di Bondowoso Dievakuasi, Kini Jalani Rehabilitasi