- Dua pria menipu Nenek Sukimah di Bojonegoro pada 20 April 2026 dengan modus tawaran keberangkatan haji jalur instan.
- Pelaku membawa kabur perhiasan emas seberat 34 gram milik korban setelah menukarnya dengan bantuan sembako dan janji palsu.
- Polsek Sukosewu sedang melacak identitas pelaku dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap penawaran haji tidak resmi.
SuaraJatim.id - Di usianya yang telah menginjak 86 tahun, Nenek Sukimah hanya memiliki satu impian luhur yang tersisa yakni bersujud di depan Kakbah sebelum menutup mata.
Namun, bagi dua pria "predator" yang mendatangi rumahnya pada Senin siang (20/4/2026), impian suci nenek asal Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, ini hanyalah mangsa empuk untuk dikuras habis.
Bermodal beberapa bungkus mi instan, telur, dan kopi, para pelaku berhasil melancarkan sandiwara keji yang membuat Nenek Sukimah kehilangan harta benda hasil simpanan seumur hidupnya.
Suasana tenang di Dusun Sidomulyo mendadak berubah saat sebuah sepeda motor berhenti di depan rumah Sukimah. Dua pria asing turun dengan wajah ramah, membawa tas berisi sembako mulai dari minyak goreng hingga gula pasir.
Mereka mengaku sebagai utusan yang akan memberangkatkan sang nenek ke Tanah Suci melalui jalur instan. Sembako tersebut mereka klaim sebagai "berkat" atau perlengkapan syukuran untuk menyambut keberangkatan haji sang nenek.
Di bawah pengaruh harapan yang melambung tinggi, Sukimah yang sudah renta kehilangan daya kritisnya. Ia pun menuruti permintaan pelaku untuk menyerahkan "biaya pendaftaran" dalam bentuk perhiasan emas.
"Korban menyerahkan kalung seberat 20 gram dan gelang total 14 gram. Pelaku meyakinkan korban bahwa itu adalah bagian dari proses administrasi keberangkatan," ujar Kapolsek Sukosewu, AKP Samsul Anam, Rabu (22/4/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Setelah emas berpindah tangan, kedua pria itu pun pamit, berjanji akan segera mengurus segalanya. Namun, janji itu hanyalah angin lalu. Sukimah baru menyadari ada yang tak beres ketika matahari berganti hari.
Keheningan rumahnya tak kunjung pecah oleh kabar keberangkatan, melainkan oleh kesadaran pahit bahwa ia telah dirampok secara halus.
Baca Juga: Kloter Pertama Haji Surabaya Resmi Diberangkatkan, Khofifah Titip Pesan Kesehatan dan Kekhusyukan
Dengan suara bergetar, ia menceritakan kejadian itu kepada tetangganya. Tangis pun pecah saat mengetahui perhiasan senilai Rp34 juta miliknya telah raib dibawa lari pengecut yang menukar emas dengan beberapa bungkus mi instan.
Laporan resmi akhirnya mendarat di meja Polsek Sukosewu pada Selasa malam. Kini, polisi tengah berjibaku melacak identitas kedua pelaku yang tega menyasar lansia di pelosok desa tersebut.
AKP Samsul Anam pun memberikan peringatan keras kepada seluruh masyarakat agar menjaga orang tua mereka dari tawaran-tawaran yang tak masuk akal.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada. Ibadah haji memiliki prosedur resmi yang panjang, jangan pernah percaya pada tawaran proses instan, apalagi dari orang asing yang datang ke rumah-rumah," tegasnya.
Berita Terkait
-
Kloter Pertama Haji Surabaya Resmi Diberangkatkan, Khofifah Titip Pesan Kesehatan dan Kekhusyukan
-
Doa dan Harapan Khofifah Melepas Kloter Pertama Jemaah Calon Haji Jatim
-
Suasana Haru Kloter Perdana Jemaah Calon Haji Jatim Masuk Asrama Surabaya
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT