Wakos Reza Gautama
Jum'at, 17 April 2026 | 16:39 WIB
Ilustrasi Seorang anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas saat menjalankan tugas di wilayah binaannya, Kamis (17/4/2026) sore. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Sertu Sugeng Triono, Babinsa Koramil 0801/02 Kebonagung, meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Desa Karanganyar, Pacitan, pada Kamis sore.
  • Peristiwa terjadi saat almarhum sedang melaksanakan tugas rutin pengamanan wilayah dengan sepeda motor dinas di Jalan Waru-Banar.
  • Korban sempat dievakuasi warga menuju RSUD dr. Darsono, namun nyawanya tidak tertolong akibat cedera parah pada bagian kepala.

SuaraJatim.id - Sore itu, langit di atas Kecamatan Kebonagung, Pacitan, mulai meredup. Di tengah ketenangan suasana perdesaan, sebuah sepeda motor Yamaha Vixion berwarna hijau khas militer melintas di ruas Jalan Waru-Banar.

Penunggangnya adalah Sertu Sugeng Triono, seorang prajurit yang dikenal tak kenal lelah menyapa warga di wilayah binaannya.

Namun, Kamis sore (17/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, perjalanan dinas rutin itu berubah menjadi sebuah tragedi yang menyisakan luka mendalam bagi keluarga besar TNI dan masyarakat Pacitan.

Sertu Sugeng, sang Babinsa Koramil 0801/02 Kebonagung, mengalami kecelakaan nahas di Dusun Waru, Desa Karanganyar.

Kendaraan yang ia tunggangi kehilangan kendali di jalur yang penuh tantangan, menyebabkannya keluar dari badan jalan hingga terjatuh.

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Komandan Kodim 0801 Pacitan, Letkol Arh Imam Musahirul. Dengan nada berat, ia menyampaikan bahwa almarhum wafat saat sedang menjalankan mandat mulia sebagai garda terdepan pengamanan wilayah.

"Berdasarkan analisa lapangan dan keterangan medis, kejadian ini murni kecelakaan. Almarhum sedang menjalankan tugas rutin sebagai Babinsa dalam rangka pengamanan wilayah," ungkap Letkol Arh Imam Musahirul dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Sertu Sugeng bukan sekadar prajurit. Dia adalah penyambung lidah antara negara dan rakyat di pelosok desa. Kehadirannya di tengah masyarakat adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Namun sore itu, tugas mulia tersebut harus terhenti secara mendadak.

Benturan keras di bagian kepala membuat kondisi Sertu Sugeng kritis di lokasi kejadian. Warga yang melihat peristiwa itu tak tinggal diam.

Baca Juga: Tragedi Jalur Soekarno-Hatta Probolinggo: Dua Nyawa Melayang dalam Kabin Truk yang Ringsek

Dengan napas tersengal, mereka bahu-membahu mengevakuasi tubuh sang Babinsa yang sempat tertimpa sepeda motornya sendiri.

Harapan sempat membuncah saat ambulans meluncur menuju RSUD dr. Darsono Pacitan. Tim medis telah bersiap memberikan penanganan terbaik.

Namun, takdir berkata lain. Luka serius yang diderita sang prajurit terlalu berat untuk dilawan. Sertu Sugeng Triono dinyatakan meninggal dunia, meninggalkan duka yang teramat dalam bagi rekan sejawat dan warga desa yang sering ia bantu.

Load More