SuaraJatim.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendukung penuh rencana pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara dari Provinsi DKI Jakarta ke wilayah lain sebagai upaya pemerataan keadilan sosial dan ekonomi.
Wasekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyatakan partainya melihat pemindahan ibu kota negara sejalan dengan semangat partai tentang pemerataan keadilan sosial dan ekonomi ke seluruh Indonesia.
"Saya kira ini sudah sejalan dengan partai dan gagasan itu melengkapi konsep pemerintahan Pak Jokowi tentang pemerataan keadilan sosial ke seluruh Indonesia," ujar Basarah saat mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Rabu (1/5/2019).
Menurut Basarah, sebenarnya wacana pemindahan ibu kota negara ke provinsi lain telah digagas Presiden Soekarno pada tahun 1957, namun tidak terlaksana karena situasi politik saat itu tidak memungkinkan.
Secara khusus, Basarah khusus menyebut Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah sebagai kota yang ideal menjadi tempat ibu kota baru.
"Saya kira apa yang digagas pemerintah Pak Jokowi dalam rapat kabinet beberapa waktu lalu melanjutkan cita-cita besar para pendahulu bangsa kita," jelasnya.
Basarah menduga, dalam rapat terbatas kabinet beberapa waktu lalu, sudah ada beberapa opsi terkait wilayah yang akan dijadikan ibu kota negara. Meski begitu, dia yakin proses pengkajian terus dilakukan Bappenas dan Pemerintahan Presiden Jokowi dalam memilih daerah yang akan dijadikan ibu kota.
Kontributor : Agus H
Baca Juga: Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara, Kabupaten di Kalsel Ini Ajukan Diri
Berita Terkait
-
Wasekjen PDIP: Jangan Berpikiran Negatif Lihat Zulhas ketemu Jokowi
-
Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara, Kabupaten di Kalsel Ini Ajukan Diri
-
Pemindahan Ibu Kota, Fadli Zon: Cuma Isapan Jempol Pengalihan Isu
-
Pengamat Tata Kota: Belum Ada Urgensi Ibu Kota Negara Dipindah dari Jawa
-
Jokowi Berwacana Pindahkan Ibu Kota, Sandiaga: Harus Ada Referendum
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek