-
Jembatan darurat Desa Banjarsari kembali putus akibat banjir ekstrem.
-
Akses warga masih tersedia melalui jalur penyeberangan alternatif.
-
Pemerintah tunggu cuaca aman bangun kembali jembatan permanen.
SuaraJatim.id - Jembatan darurat di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), putus lagi, setelah banjir besar akibat cuaca ekstrem menerjang wilayah tersebut pada Jumat (30/1/2026) malam.
Peristiwa ini menimpa jembatan darurat antardusun di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, yang sebelumnya dibangun sebagai akses sementara bagi warga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menjelaskan bahwa jembatan darurat putus bukan hal yang mengejutkan mengingat kondisi geografis dan struktur jembatan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Jembatan tersebut membentang cukup panjang dan berada tepat di jalur aliran air dengan debit besar saat hujan deras mengguyur kawasan itu.
"Jembatan darurat tersebut memang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena bentangannya cukup panjang dan berada di jalur aliran air dengan debit besar saat hujan," kata Ugas Irwanto, Sabtu (31/1/2026).
Sebelumnya, jembatan darurat putus ini dibangun sebagai solusi sementara setelah jembatan permanen penghubung Dusun Beji dan Dusun Banjarsari roboh diterjang banjir pada Sabtu (17/1/2026).
Namun, derasnya aliran air akibat hujan ekstrem kembali membuat struktur jembatan darurat tidak mampu menahan tekanan arus banjir pada Jumat malam.
Ugas Irwanto menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi terkini serta menentukan langkah penanganan lanjutan.
"Kami sudah meninjau langsung kondisi jembatan darurat yang rusak guna memastikan dampak dan langkah penanganan selanjutnya. Memang jaraknya cukup panjang sehingga rawan terjangan air hujan yang cukup deras," tuturnya.
Meski jembatan darurat tersebut mengalami kerusakan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo memastikan bahwa warga tidak sepenuhnya terisolasi.
Masih terdapat jalur penyeberangan alternatif yang bisa digunakan masyarakat, sehingga aktivitas warga tetap dapat berjalan meski dengan keterbatasan.
Pemerintah daerah melalui dinas terkait akan segera melakukan assessment untuk menentukan langkah penanganan yang tepat. Namun demikian, pembangunan kembali jembatan permanen masih harus menunggu kondisi cuaca yang lebih aman dan stabil agar tidak menimbulkan risiko lanjutan.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Probolinggo bersama pemerintah kecamatan dan desa terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi jembatan yang rusak. Warga diminta untuk tidak melintasi area tersebut karena dinilai berbahaya, terutama saat hujan deras kembali turun.
"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras serta tidak memaksakan melintas di area yang berpotensi membahayakan keselamatan," ujarnya.
Peristiwa jembatan darurat putus ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Probolinggo dan sekitarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Bakar Sampah di Lahan, Warga Probolinggo Tewas Terbakar
-
Karhutla Masih Melanda Kawasan TNBTS
-
Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun