- Granat nanas ditemukan warga saat membersihkan lemari kiriman keluarga di Jember.
- Polisi langsung koordinasi Gegana untuk evakuasi dan pemusnahan granat.
- Peluru diamankan, granat dimusnahkan jauh dari permukiman warga.
SuaraJatim.id - Kasus granat nanas di lemari warga Jember menggegerkan warga Perum Kebonsari Indah, Lingkungan Sumber Pakem, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Temuan benda berbahaya tersebut bermula saat seorang warga membuka lemari lama yang baru saja dikirim dari keluarganya.
Peristiwa granat nanas di lemari warga Jember ini pertama kali dilaporkan kepada pihak kepolisian pada Selasa (17/3/2026).
Kapolsek Sumbersari Kompol Heri Supadmo mengatakan, pihaknya langsung merespons laporan warga dengan melakukan koordinasi bersama tim Penjinak Bom Gegana.
“Kami berkoordinasi dengan tim Penjinak Bom Gegana untuk penanganannya,” katanya, dikutip dari BeritaJatim, Rabu (18/3/2026).
Dari informasi yang dihimpun, kasus granat nanas di lemari warga Jember bermula ketika pemilik rumah menerima kiriman lemari kayu dari ibunya yang tinggal di Kabupaten Situbondo pada 9 Maret 2026. Lemari tersebut diketahui merupakan milik almarhum ayahnya yang semasa hidup pernah aktif sebagai anggota kepolisian.
Sekitar pukul 09.20 WIB, pemilik rumah berniat membersihkan lemari tersebut. Namun saat membuka salah satu laci, ia menemukan satu buah granat nanas dan satu butir amunisi kaliber 12 milimeter yang tersimpan di dalamnya. Menyadari bahaya dari temuan itu, ia segera melaporkan kepada Polsek Sumbersari.
Petugas kepolisian kemudian datang ke lokasi dan langsung melakukan langkah pengamanan. Proses evakuasi dilakukan dengan standar operasional prosedur guna menghindari risiko ledakan atau hal-hal yang tidak diinginkan.
“Petugas mengevakuasi benda tersebut dengan prosedur standar untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan,” kata Heri.
Dalam penanganan tersebut, peluru diamankan sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian. Sementara itu, granat nanas dimusnahkan oleh tim Gegana di lokasi yang jauh dari permukiman warga demi menjaga keselamatan masyarakat sekitar.
Peristiwa granat nanas di lemari warga Jember ini menjadi perhatian warga setempat karena benda berbahaya tersebut tersimpan tanpa diketahui selama bertahun-tahun di dalam lemari lama.
Berita Terkait
-
Gunakan Sistem Khumasi, Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember Mulai Puasa Hari Ini
-
Perkara Rp75 Ribu Guru Telanjangi 22 Siswa, Komisi X DPR RI Desak Sanksi Tegas
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Kemen PPPA Kecam Aksi Ibu Mutilasi Bayi di Jember, Soroti Dampak Pernikahan Dini dan Pengasuhan
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Kronologi Penemuan Granat Nanas di Lemari Warga Jember, Berawal dari Kiriman Orang Tua
-
Trans Jatim Gratis Saat Lebaran 2026, Warga Bisa Silaturahmi Nyaman Tanpa Biaya
-
Mudik Lebaran 2026: BRI Operasikan Posko Lebaran 2026 dan 238 Armada Bus Gratis
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Spesial Lebaran 1447 H, Layanan Trans Jatim Gratis Bagi Masyarakat
-
BRI Tebar Kepedulian Ramadan 1447 Hijriah Lewat Santunan Bagi 8.500 Anak Yatim