- KM La Risky tenggelam setelah menabrak karang di perairan Pulau Kangean, Sumenep, pada Selasa, 16 Juni 2026.
- Nakhoda dan empat anak buah kapal berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat tanpa ada korban jiwa dalam musibah.
- Kapal beserta muatan material bangunan dan kebutuhan pokok mengalami kerugian materiil dengan total taksiran mencapai Rp450 juta.
SuaraJatim.id - Ratusan tabung elpiji 3 kg dan kasur spring bed tampak terombang-ambing di permukaan air Pulau Kangean, Sumenep, setelah kapal pengangkutnya, KM La Risky, menyerah pada tajamnya karang bawah laut, Selasa (16/6/2026).
Musibah ini terjadi di sebelah selatan Pulau Mamburit hanya 1,5 mil dari bibir Pelabuhan Batuguluk. Kapal motor yang sarat muatan material bangunan dan kebutuhan pokok tersebut awalnya melaju tenang.
Namun, sebuah benturan keras mendadak menghentikan laju kapal. Lambungnya robek setelah menghantam karang, membuat air laut merangsek masuk dengan cepat.
Mulyadi alias Cek Udi (40), sang pemilik kapal sekaligus nakhoda, bersama empat anak buah kapal (ABK) sempat berada dalam situasi genting saat kapal perlahan-lahan mulai tenggelam.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Nakhoda dan empat ABK berhasil diselamatkan oleh nelayan yang kebetulan berada di sekitar lokasi saat kejadian," ungkap Kapolsek Kangean, AKP Datun Subagyo dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Suasana evakuasi berlangsung dramatis. Para nelayan setempat bahu-membahu menyelamatkan nyawa para awak kapal sebelum perhatian beralih ke muatan yang tersisa.
Sebagian besar muatan berupa material bangunan amblas ke dasar laut, namun warga dan petugas berhasil memungut ratusan tabung gas elpiji dan beberapa kasur yang masih mengapung.
Meski seluruh nyawa terselamatkan, kerugian materiil yang diderita Cek Udi tergolong besar. Kapal motor beserta muatannya yang bernilai sekitar Rp450 juta kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing di lautan.
"Kami langsung berkoordinasi dengan pihak Syahbandar dan KPLP terkait musibah ini. Kami juga meminta keterangan para saksi untuk melengkapi laporan," tambah AKP Datun.
Baca Juga: Hanya Perahu yang Kembali: Teka-teki Hilangnya Amsuri di Laut Pulau Raas Sumenep
Berita Terkait
-
Hanya Perahu yang Kembali: Teka-teki Hilangnya Amsuri di Laut Pulau Raas Sumenep
-
BRI Layani 216 Warga Suku Bajo dan Dorong Ekonomi Pesisir di Maluku Utara
-
Kedok Rumah Dijual di Sidoarjo: Di Luar Sepi di Dalam Oplos Gas Elpiji Beromzet Puluhan Juta
-
Saat Kokain Asal Kolombia Ditemukan di Pantai Sumenep, Sinyal Masuknya Kartel Global?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas