SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum setempat, sebagai penyelenggara Pemilu dan Pilpres 2019 yang dinilainya sukses digelar.
Khofifah juga mengucapkan selamat kepada penyelenggara pemilu yang dinilai bisa menciptakan suasana damai dan kondusif.
Ia menuturkan, indikator suksesnya pemilu di Jatim tampak dari persentase partisipasi masyarakat yang melebihi target.
”Target awalnya 77 persen partisipasi publik. Ternyata, dalam pelaksanaannya, partisipasi pemilih mencapai 80 persen,” kata Khofifah, Jumat (3/5/2019).
Menurut dia, seluruh proses pemilu sudah dilalui secara baik, seperti proses kampanye selama delapan bulan.
Dari berbagai dinamika itu telah dilalui dengan saling menghormati dan menghargai sampai menggunakan hak pilih pada 17 April 2019.
"Mari kita hormati proses yang sudah berjalan dan tetap menjaga Jatim tetap kondusif, damai dan guyup rukun," katanya.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Jatim Dikepung Banjir, Khofifah Ingin Segera Realisasikan Kanal Banjir
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Jatim Dapat Dua Penghargaan Nasional, Pendidikan Vokasi Kian Kuat dan Berdaya Saing Global
-
Nikmati Liburan Hemat, BRI Beri Cashback dan Cicilan Ringan untuk Transaksi Global
-
Lebaran Terakhir di Tuban Sebelum Gugur di Langit Kalimantan: Sosok Kapten Marindra di Mata Warga
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Blunder Admin KDMP di Blitar Viral, Berujung Maaf dari Sang Ketua
-
Akhir Drama Keluarga di Tulungagung: Tangis Bahagia Pasutri Beda Negara Bisa Peluk Kembali Buah Hati