SuaraJatim.id - Bilik penjara tampaknya menjadi rumah kedua bagi Andri Supriyantno, residivis kasus pencurian sepeda motor. Pasalnya, pemuda berusia 32 tahun itu telah 12 kali keluar-masuk penjara terhitung kala dirinya masih anak-anak.
Kasubag Humas Polres Kabupaten Blitar Iptu M Burhanuddin mengatakan Andri alias Keceng alias Bejo alias Piteng dua kali masuk penjara anak (LPKA) karena terlibat kasus pencurian ketika Andri masih di bawah umur.
"Umur berapa persisnya dia waktu pertama masuk penjara anak, tersangka sendiri mengaku sudah lupa," ujar Burhan, Selasa (7/5/2019).
Burhan mengatakan kali ini Andri ditangkap polisi atas kasus pencurian sepeda motor Yamaha Vega Nopol AG-6647-KT di Desa Tegalrejo, Kecamatan Selopuro, dua pekan lalu.
Burhan mengatakan Andri diketahui sudah 12 kali masuk bui. Dua di antaranya waktu Andri masih di bawah umur dan dibina di LPKA Blitar. Sepuluh kali berikutnya dia tinggal di penjara dewasa, LP Kelas 2B Blitar.
Berdasarkan informasi yang dirangkum polisi, Andri mencuri sepeda motor milik korban bernama Imam Ghazali. Aksi pencurian itu terjadi saat korban sedang melaksanakan salat Isya berjamaah di sebuah masjid. Waktu itu, sepeda motor korban diparkir di teras rumahnya.
Beruntung bagi Imam, pada 5 Mei lalu warga Desa Kendalrejo menemukan sepeda motor Imam ditinggalkan begitu oleh pelaku di suatu tempat di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun. Imam pun segera melaporkan ke Polsek Selopuro guna mengklaim sepeda motornya yang telah ditemukan.
Berbekal laporan Imam, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui pelaku yang tidak lain adalah Andri.
"Reskrim Polsek Selopuro menangkap Andri alias Piteng di rumahnya di Desa Mronjo, kemarin (Senin, 6/5/2019)," ujar Burhan.
Baca Juga: Kapolri: People Power Gulingkan Pemerintah Sah Bisa Dipidana
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
-
Rayakan Kemenangan Telak, Relawan Jokowi Gelar Panggung Rakyat di Blitar
-
Real Count KPU di Kampung Bung Karno: Jokowi Taklukan Prabowo
-
Tangan Memegang Kabel dan Gergaji, Pencuri di SPBU Tewas Tersetrum
-
Kepergok dengan Santainya Curi Motor Warga, Joko Babak Belur Dihajar Massa
-
Menyamar Jadi Pemulung, Ambon dan Pelor Bobol Klinik Gigi di Tebet
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit
-
Strategi Blusukan Desa di Jatim Manjur! Indosat Panen 14,4 Juta Pelanggan
-
Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi
-
Ekonomi Jatim Tumbuh Hampir 6%, Tertinggi Se-Jawa, Gubernur Khofifah: Bukti Ketahanan & Akselerasi