SuaraJatim.id - Saksi dari pasangan calon (paslon) Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga enggan menandatangani hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 di KPU Surabaya, Jawa Timur yang berlangsung hingga Rabu (8/5/2019) dini hari itu.
Dari hasil rekapitulasi itu, pasangan Prabowo - Sandiaga kalah dari pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin.
"Ya, indikasi-indikasi yang menurut kami itu terkait kecurangan. Ada beberapa nanti saya berikan DP 2-nya ke KPU Kota. Dan instruksinya tetap sama kita tidak boleh menandatangani apapun yang dari KPU atau dari manapun," ujar saksi Prabowo - Sandiaga, Agus Fachrudin yang saat pleno tersebut mengenakan jaket putih bertuliskan FPI.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Surabaya, Nur Syamsi tetap akan melanjutkan hasil rekapitulasi ke KPU Jatim. Ia juga tidak mempermasalahkan saksi paslon 02 yang enggan menandatangani hasil rekapitulasi tersebut.
"Sesuai ketentuan, saksi dapat menandatangani. Jadi, ketika tidak mau menandatangani pun, tidak kemudian dapat menggugurkan hasil yang telah dilakukan sampai hari ini," ujar Nur Syamsi.
Dari hasil rekapitulasi KPU Surabaya itu, jumlah suara sah yakni 1.603. 405 suara, dan suara tidak sah mencapai 31.907 suara. Lalu jumlah total suara sah dan suara tidak sah 1.635.312 suara.
Pasangan 01 Jokowi - Ma'ruf unggul dengan raihan 1.124.966 suara. Sedangkan pasangan 02 Prabowo - Sandiaga Uno mendapatkan 478.439 suara.
Butuh Waktu 8 Hari
Proses rekapitulasi di KPU Surabaya itu memakan waktu hingga 8 hari. Target awal, bisa diselesaikan dalam waktu 5 hari saja.
Baca Juga: Situng KPU Selasa Malam: Jokowi Masih Unggul Dua Digit Dari Prabowo
Ketua KPU Kota Surabaya, Nur Syamsi mengatakan, molornya rekapitulasi dikarenakan kehati-hatian mereka dalam melakukan proses ini.
"Target 5 hari menjadi 8 hari, sekali lagi ini salah satu prinsip penyelenggaraan pemilu adalah kehati-hatian. Nah maka kemudian rekapitulasi kecamatan, di tingkat kota agak begitu lama, karena memang kita hati-hati, cermat membaca, cermat mencatat, mulai dari rekapitulasi DAA, yaitu rekapitulasi TPS dalam satu kelurahan, seluruh mekanisme kita lalui, pembacaan mulai data pemilih, surat suara yang digunakan, surat suara yang sah dan tidak sah, itu semua kita lalui," ujar Syamsi.
Menurut Syamsi, usai rekapitulasi di tingkat kota dan kabupaten, kemudian dilanjutkan rekapitulasi tingkat provinsi. Apalagi, KPU Surabaya menjadi daerah terakhir yang mengirim laporan ke KPU Jawa Timur.
"Nanti akan segera ke KPU Jatim, prosesnya kan seperti itu. Intinya tidak ada hambatan," katanya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Bantah Fahri Hamzah, KPU: 144 Petugas KPPS Meninggal Dunia di Pemilu 2014
-
BIN Sebut Ada Ancaman Teror, People Power Kepung KPU 22 Mei
-
Evaluasi Pemilu 2019, Panglima: Perlengkapan Huru-hara TNI Masih Kurang
-
KPU Persilakan Fahri Hamzah Buat Investigasi Penyebab Kematian Petugas KPPS
-
KPU Siapkan Bukti Kuat Dalam Sidang Dugaan Kecurangan Situng Pemilu 2019
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak, BRI Prioritas Perluas Privilege Lewat Kolaborasi dengan Sequoia School
-
Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta
-
Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot
-
Jerat 6 Korban hingga Rp4 Miliar, Bos Arisan MeAow Resmi Dijebloskan ke Bui
-
Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta