Riki Chandra
Selasa, 03 Februari 2026 | 21:44 WIB
Begal babak belur dihajar massa di Pasuruan. [Dok. BeritaJatim]
Baca 10 detik
  • Begal motor Karangsono Wonorejo ditangkap warga setelah kejaran di persawahan.
  • Pelaku begal babak belur usai diringkus massa di lokasi kejadian.
  • Polisi amankan pelaku dan motor korban, satu rekan masih buron.

 

 

SuaraJatim.id - Pelaku perampasan sepeda motor alias begal yang terjadi di area persawahan Dusun Pendem, Desa Karangsono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), babak belur dihajar massa, Selasa (3/2/2026).

Peristiwa begal motor itu menimpa seorang petani setempat yang tengah melintas di jalan desa. Korban diadang dua pria tak dikenal yang langsung melakukan kekerasan untuk menguasai sepeda motor miliknya.

Teriakan korban saat kejadian membuat warga sekitar persawahan segera melakukan pengejaran. Salah satu pelaku berhasil ditangkap massa, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri dari lokasi begal motor Karangsono Wonorejo tersebut.

Berikut fakta-fakta begal motor babak belur dihajar massa di Pasuruan.

1. Begal Motor Terjadi di Jalan Desa yang Sepi

Aksi begal motor Karangsono Wonorejo terjadi di jalan desa yang berada di area persawahan Dusun Pendem. Lokasi yang relatif sepi dimanfaatkan pelaku untuk menghadang korban yang sedang melintas seorang diri.

Salah satu pelaku langsung melakukan kekerasan agar korban melepaskan kendaraannya. “Pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan di samping jalan desa dan sempat melakukan pemukulan tangan terhadap korban,” ujar Kapolsek Wonorejo AKP Sugiyanto, Selasa (3/2/2026).

2. Babak Belur Usai Dikejar dan Ditangkap Warga

Setelah sepeda motornya dirampas, korban langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang sedang beraktivitas di area persawahan mendengar teriakan tersebut dan spontan melakukan pengejaran terhadap pelaku begal motor Karangsono Wonorejo.

Salah satu pelaku berhasil dikepung dan ditangkap warga saat mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor korban. Dalam penangkapan tersebut, pelaku sempat menjadi sasaran amarah massa hingga mengalami babak belur sebelum akhirnya diamankan.

3. Pelaku Diamankan ke Rumah Kades Sebelum Dibawa Polisi

Untuk mencegah aksi main hakim sendiri yang lebih luas, warga membawa pelaku begal motor Karangsono Wonorejo ke rumah Kepala Desa Karangsono. Langkah ini dilakukan agar situasi tetap kondusif.

“Pelaku beserta motor korban diamankan warga ke rumah kades sebelum akhirnya kami bawa ke kantor untuk penyelidikan lebih lanjut,” imbuh AKP Sugiyanto. Polisi kemudian mengevakuasi pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Wonorejo.

Dalam kasus ini, polisi menyita satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp13 juta. Sementara satu rekan pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Load More