SuaraJatim.id - Politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani turut menanggapi wacana Menkopolhukam Wiranto yang ingin menutup media dan membentuk tim hukum nasional untuk menyeleksi ucapan tokoh-tokoh nasional yang menyebarkan ujaran kebencian.
Terkait adanya wacana itu, Ahmad Dhani yang kini berstatus terdakwa kasus ujaran kebencian menyarankan agar para tokoh tak takut dengan ucapan yang disampaikan Wiranto.
Dia menilai, wacana pemerintah itu merupaya upaya untuk merekayasa hukum agar bisa mengkerangkeng kritik-kritik yang disampaikan masyarakat terutama yang bersebrangan dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Kepada para tokoh jangan takut kepada ancaman Wiranto soal rekayasa hukum, katakan yang hak itu hak yang batil itu batil,” kata Ahmad Dhani saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, seperti diwartakan Beritajatim.com, kemarin.
Untuk diketahui, Ahmad Dhani menjalani sidang ‘idiot’ pencemaran nama baik bermula kedatangannya di Surabaya untuk menghadiri Deklarasi #2019gantipresiden. Namun kala itu Dhani tidak bisa menghadiri deklarasi karena dihadang banyak orang di Hotel Majapahit, Surabaya. Kesal dengan para penghadang, Dhani menyebut mereka ‘idiot.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Penjelasan Wiranto Soal Rencana Pembentukan Tim Hukum Nasional
-
Tim Khusus Kaji Ujaran Kebencian, Moeldoko Sebut Rencana Aksi Kivlan Zein
-
Rencana Bentuk Tim Hukum Nasional, Andre Rosiade: Emangnya Zaman Orde Baru
-
Bentuk Tim Hukum Nasional, Moeldoko: Tidak Menghalangi Kebebasan Demokrasi
-
Ahmad Dhani Bacakan Pembelaan, Mulan Jameela Sibuk Main Ponsel
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub
-
Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
Ze Gomes Ubah DNA Madura United, Intensitas Tinggi Jadi Kunci Musim Baru