SuaraJatim.id - Mayat yang ditemukan di area persawahan jagung milik Tegas (50) di Dusun Manyar Sari, Desa Gunung Sari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, diduga kuat dibunuh lebih dulu sebelum dibakar.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan dari hasil penyidikan di rumah terduga pelaku, ditemukan beberapa alat bukti dan bercak darah yang menempel di tembok rumah salah satu terduga pelaku.
"Hasil penyidikan di rumah terduga pelaku, ditemukan beberapa alat bukti dan bercak darah. Diduga kuat korban lebih dulu dibunuh sebelum dibakar," jelasnya, Selasa (14/5/2019).
Hasil forensik, tambah Barung, juga menunjukkan adanya lebam di mata juga sayatan di kening.
"Hasil forensik di wajah korban yang masih utuh, mata kanannya lebah dan membiru. Selain itu di keningnya juga ada luka sayatan," terangnya.
Dengan tertangkapnya satu pelaku, polisi mengimbau agar satu pelaku yang sudah terdeteksi untuk menyerahkan diri.
"Kami sudah mengantongi identitas pelaku yang DPO. Untuk itu kami mengimbau agar segera menyerahkan diri," pungkasnya.
Sebelumnya, pihak kepolisian berhasil meringkus satu terduga pelaku pembunuhan dan pembakaran mayat yang ditemukan di area persawahan jagung milik Tegas (50) di Dusun Manyar Sari, Desa Gunung Sari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Meski satu pelaku yang tega membunuh dan membakar Eko Yuswanto (32) ditangkap, pihak kepolisian hingga saat ini masih mengejar terduga pelaku lain.
Baca Juga: Kasus Mayat Dibakar, Eko Sempat Pamit ke Istri Mengulak Rongsokan
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiono mengatakan, dari pengakuan satu terduga pelaku, ada satu orang rekannya yang juga ikut membantu menghabisi nyawa warga Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
"Saat ini, kita bergerak terus untuk mendapatkan satu orang terduga lain. Karena berdasarkan informasi dari terduga pelaku pertama, ada dua orang pelaku," ujar Sigit, Selasa (14/5/2019).
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU