SuaraJatim.id - Aksi ratusan pendemo berbaju putih yang menggeruduk Kantor Bawaslu Jawa Timur pada Rabu (15/5/2019) diklaim tidak berkaitan dengan gerakan people power. Massa berbaju putih itu merupakan gabungan ormas termasuk salah satunya adalah Front Pembela Islam (FPI).
"Kami tidak ada kaitan dengan people power. Tapi kami masyarakat Surabaya tidak puas atas kinerja KPU. Jadi kami jauh dari people power itu. Kami hanya ingin menyuarakan ketidakpuasan kami," Korlap Aksi, Muchammad Sufi Safi'i, seusai berorasi di depan Kantor Bawaslu Jatim Jalan Tanggulangin, Surabaya.
Lebih lanjut Sufi menyampaikan, kegiatan yang dilakukannya sama sekali tidak ingin mengacaukan suasana pelaksanaan pemilu.
"Ini ingin mengacaukan suasana. Padahal tidak, tidak semuanya. Ya satu dua yang ingin memancing kekeruhan di negeri ini. Tapi Insyaallah saya yakin masyarakat menginginkan negara ini tentram dan tidak ada gejolak yang merugikan bangsa ini sendiri," jelas Sufi.
Sufi menekankan, aksi yang dilakukannya murni menyampaikan ketidakpuasan terhadap penyelenggara pemilu.
"Kami kemarin sudah ke KPU untuk menyuarakan tapi tidak pernah ditanggapi. Sampai terjadinya musibah sekian ratus orang, KPU tidak bergeming. Bahkan kita ajak turun untuk berbela sungkawa saja KPU tidak mau. Tidak ada yang menanggapi. Ini ironi sekali sebagai anak bangsa," pungkasnya.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Massa Berbaju Putih Serukan Diskualifikasi Capres yang Menabrak UU
-
Tolak Hasil Pemilu, Fadli: Prabowo Pilih People Power daripada Jalur MK
-
Ubah Istilah People Power, Amien Rais Didoakan Tak Ditangkap Polisi
-
Sebar Seruan People Power Bunuh 10 Polisi, Dosen di Bandung Dibekuk
-
Ajakan People Power Melalui Broadcast WhatsApp Juga Beredar di Kota Malang
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Setelah Sang Kakak, Kini Adiknya Ditemukan Tewas di Pantai Seruni Payangan Jember
-
Ironi! Banyak Anggota DPRD Blitar Absen Saat Tradisi Sakral Brokohan Pancasila
-
BGN Segel 27 SPPG di Sampang Gara-Gara Limbah
-
Ban Pecah di Lajur Cepat, Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Surabaya-Mojokerto
-
Skandal 30 Detik Muda Mudi di Alun-Alun Sidayu: Fasilitas Publik Jadi Panggung Cinta Terlarang