SuaraJatim.id - Muhammad Shaikoni (39), Warga Dusun Tegal Pasangan, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, Jawa Timur diringkus polisi. Ia terbukti membunuh Pardi (58) warga Dusun Gandon Barat, Jabung, Kabupaten Malang.
Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, pelaku tega membunuh korban karena kesal kebun jagungnya selalu dicuri. Berawal dari inisiatif pelaku yang melakukan pengintaian di kebunnya, Jumat dini hari (12/4). Sekitar pukul 02.00 WIB, didapatinya tiga orang, termasuk korban datang dengan mengendarai dua sepeda motor.
"Ketika melihat Pardi yang memasuki area kebun jagung. Shaikoni langsung mendatangi Pardi dan sempat menegur dari belakang, Pardi yang mendapat teguran lalu menoleh ke belakang dan saat itu Shaikoni langsung membacoknya menggunakan sabit," beber Yade.
Ia menambahkan, dari hasil interogasi, pelaku mengaku jengkel karena jagung di kebun miliknya sering hilang dicuri.
"Berdasarkan keterangan tersangka, jagung di ladangnya sering hilang. Malam itu kebetulan tiga orang ini, termasuk korban, ada disitu," sambung dia.
Korban menderita luka di bagian rahang kiri langsung tewas di lokasi kejadian. Usai pembacokan itu, pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan, mayat korban baru ditemukan warga sekitar pukul 08.00 WIB.
"Kita tangkap tersangka beserta barang bukti permulaan. Berdasarkan keterangan saksi memang lihat tersangka ini memang berada satu posisi dengan korban pada malam itu," jelasnya.
Akibat perbuatannya ini, Shaikoni dijerat sesuai pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.
Kontributor : Aziz Ramadani
Baca Juga: Bacok Pemuda di Kayuringin Jaya, 20 Anggota Gangster Dibekuk Polisi
Berita Terkait
-
Tes Kejiwaan, Sugeng Secara Sadar Mutilasi Wanita di Pasar Besar Malang
-
Bacok 5 Remaja Jelang Sahur, Polisi Bekuk Anggota Kelompok Dewa dan Pingkan
-
Baru Dua Hari Diresmikan, Mobil Tabrak Pembatas Beton Tol Malang - Pandaan
-
Minta Cerai, Isnawati Disabeti Arit Setelah Diikuti Suaminya ke Dapur
-
Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembacokan Jurnalis di Surabaya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian
-
Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat