SuaraJatim.id - Mantan Menteri Agama (Menag), KH Muhammad Tholchah Hasan tutup usia sekitar pukul 14.10 WIB, Rabu (29/5/2019). Menteri era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini meninggal di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Jawa Timur.
Kabar duka dibenarkan putra KH Tholchah Hasan, Mohammad Hilal Fahmi.
"Iya benar. Sepurane ya," kata pria akrab disapa Gus Hilmi, dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Jenazah KH Tholchah rencananya akan disalatkan tiga kali, yakni di Universitas Islam Malang (Unisma), di Masjid Sabilillah Malang, dan di rumah duka yang berada di Singosari, Kabupaten Malang. Jenazah juga rencananya dimakamkan setelah Salat Tarawih di TPU Bungkuk Singosari, Kabupaten Malang.
"Setelah dari rumah sakit, mau dibawa ke Unisma dulu terus ke Sabilillah dan ke rumah duka. Beliau adalah Dewan Pembina Unisma," kata Rektor Unisma, Masykuri Bakri ditemui di RSSA Malang.
Seperti diketahui, KH Tholchah sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSSA. Pria kelahiran 10 Oktober 1936 itu telah beberapa kali keluar masuk rumah sakit, beberapa bulan terakhir.
Saat dirawat di RSSA, KH Tholhah juga sempat dijenguk oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, 13 Mei lalu. Khofifah didampingi langsung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji dan Plt Bupati Malang, Sanusi usai meresmikan Jalan Tol Malang - Pandaan (Mapan) yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo.
Tolchah Hasan merupakan Menteri Agara era Gus Dur yang telah aktif di NU sejak muda. Pada Muktamar NU ke-33 tahun 2015, Tolchah Hasan menjadi salah satu kiai yang masuk dalam Ahlul Hali wal Aqdi dan pernah mengemban amanah sebagai Wakil Rais Aam PBNU mendampingi KH Sahal Mahfudh.
Kontributor : Aziz Ramadani
Baca Juga: Tutup Usia, Menteri Agama Era Gus Dur Tolchah Hasan Dimakamkan Usai Tarawih
Berita Terkait
-
Tutup Usia, Menteri Agama Era Gus Dur Tolchah Hasan Dimakamkan Usai Tarawih
-
Menjadi NU Tak Cuma Sebatas Qunut dan Tahlil
-
Usai Rusuh Jakarta, NU Cirebon: Kembalilah Bersatu untuk NKRI
-
NU: Jihad Itu Sejatinya Membangun Bangsa, Bukan Cuma Perang
-
PWNU Jatim Pastikan Tak Ada Warga NU Ikut Aksi People Power
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"