SuaraJatim.id - Terlihat Mega berwarna putih dengan pilar-pilar yang tinggi serta jendela panjang khas arsitektur bangunan Eropa menjadi pemandangan yang tak biasa bagi pengendara maupun warga Gresik, Jawa Timur umumnya yang melintas.
Bangunan yang terlihat mencolok selayaknya miniatur istana negara tersebut merupakan Pos Pengamanan Lebaran 2019 Randu Agung di Jalan Wahidin Sudirohusodo, Gresik.
Pada bagian dalamnya ada beberapa fasilitas bagi pemudik yang ingin melepas lelah atau mencari informasi mulai mushola, tempat informasi, ruang medis hingga monitoring center lalu lintas.
Replika istana negara itu dibangun selama empat hari dengan menghabiskan puluhan kayu dan triplek, puluhan kaleng cat serta puluhan gabus.
Ide mengubah pos polisi menjadi miniatur istana negara diciptakan Kasatlantas polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto untuk lebih mengenalkan dan mendidik anak-anak muda agar tahu bangunan bersejarah milik bangsa.
"Kita sengaja mendesain pos polisi ini semenarik mungkin agar anak-anak muda dan masyarakat lebih tertarik, mengenalkan bangunan bersejarah istana negara," kata Wikha.
Sementara itu, salah satu petugas piket pos pengamanan lebaran 2019 Ipda Much Suparlan menjelaskan ada beberapa fasilitas di pos tersebut, seperti ruang informasi, musala, ruang medis untuk pertolongan pertama laka dan pusat monitor untuk memantau arus lalu lintas saat operasi ketupat Semeru 2019 di beberapa titik selama operasi ini.
Ia melanjutkan, setiap hari petugas yang piket dibagi menjadi tiga regu, setiap regu ada 16 petugas gabungan dari TNI, Satpol PP dan tim medis yang berjaga selama 8 jam secara bergantian.
"Di pos ini dilengkapi fasilitas mushola, ruang medis untuk pertolongan pertama laka lantas, ruang monitoring center pantau lalu lintas di beberapa titik. Ada 16 petugas bagungan yang berjaga secara bergantian setiap hari selama operasi ini," kata Suparlan, Kamis (30/5/2019).
Baca Juga: Catat Nomor Bantuan Darurat Mudik 2019
Untuk diketahui, pada tahun lalu, pos pengamanan (pos pam) Satlantas Polres Gresik pada lebaran 1439 H berkonsep film fiksi Avengers dengan replika berbagai tokohnya.
Kontributor : Tofan Kumara
Berita Terkait
-
H-6 Lebaran, 100 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di Stasiun Senen
-
Terminal Kampung Rambutan Sediakan RPTRA, Pemudik yang Bawa Anak Terbantu
-
H-7 Lebaran, Tol Trans Sumatera Mulai Ramai Dilalui Pemudik
-
Waspadai 18 Titik Rawan Macet di Solo Saat Mudik Lebaran
-
Amankan Mudik Lebaran, Polisi Bangun 'Markas' Avengers di Blitar
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU