SuaraJatim.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendapat bingkisan lebaran berupa parcel dari salah satu rumah sakit swasta di Jawa Timur. Namun, parsel tersebut tidak dapat diterima karena pejabat dan kepala daerah dilarang menerima bingkisan lebaran dalam betuk apapun.
Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Mojokerto, Hatta Amrullah mengatakan wali kota yang akrab disapa Ning Ita tidak bisa menerima parcel maupun hadiah dalam bentuk apa pun saat ini.
"Hal tersebut disampaikan ke semua orang,” Hatta seperti diberitakan beritajatim.com - jaringan Suara.com, Kamis (30/5/2019).
Hatta menerangkan, paket yang dikirim oleh salah satu RS swasta itu langsung dikirim ke rumah pribadi Ning Ita di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Ia menyebut saat itu penjaga rumah tidak mengetahui dan tidak memahami amanat yang pernah disampaikan Neng Ita.
“Sehingga penjaga tidak enak saat menerima dan disampaikan ke Bu Wali. Nah, Bu Wali kembali menegaskan dengan segala hormat memohon maaf tidak bisa menerima dalam bentuk apa pun,"kata dia.
Kemudan parsel yang belum diterima Ning Ita itu kemudian diminta untuk diberikan ke salah satu panti asuhan terdekat.
"Sehingga parcel diarahkan ke panti asuhan terdekat,” katanya.
Parcel tersebut akhirnya diserahkan Hatta Amrullah ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Nurul Falah di Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
Baca Juga: Setjen DPR Terima Konsultasi DPRD Kota Mojokerto
Hatta menjelaskan, larangan penerimaan parsel untuk pejabat di lingkungan Mojokerto akan dibuat stiker dan ditempelkan ke rumah dinas, rumah pribadi, dan Pemkot Mojokerto.
Berita Terkait
-
Wali Kota Solo Tegaskan Diri Tolak Parcel Lebaran
-
Sidak ke Toko Parcel, Khofifah dan BPOM Tak Temukan Makanan Kedaluwarsa
-
Tak Mau yang Murah, Inul Daratista Beri Parsel Isi Ini Buat Karyawannya...
-
Sambut Ramadan, Ibu di Kanada Ini Bagi-Bagi Parsel Kue ke Tetangga
-
Baru 11 Pejabat yang Laporkan Gratifikasi Lebaran 2018 ke KPK
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Skandal Pasien Hantu di Jember: Kejari Sita HP Para Direktur RS, Bongkar Mafia Klaim JKN
-
Jembatan Gondang Ditutup: Rute Bus Tulungagung-Trenggalek Lebih Jauh, Harga Tiket Naik?
-
Sore Berdarah di Sukorame: Jeritan Histeris Membuka Tabir Kematian Tragis Sang Pemasar
-
Masalah IPAL, Operasional 11 SPPG di Ponorogo Dihentikan
-
7 Tahun Beruntun Murid Jatim Diterima di PTN Tanpa Tes, Gubernur Khofifah: Bukti Kualitas Pendidikan