SuaraJatim.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjanji akan membuat peraturan tentang jadwal tahapan program yang akan dijadikan pedoman dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua KPU Arief Budiman usai melantik anggota Komisioner KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Hotel JW Marriott, Surabaya pada Kamis (13/6/2019).
"Mereka pasti akan menunggu terlebih dahulu tahapan yang disusun oleh KPU, karena pemilihan kepala daerahnya itu serentak, tanggalnya sama, maka KPU akan membuat peraturan tentang jadwal tahapan program," ujar Arief.
Saat ini, KPU masih menyusun jadwal dan sistem untuk distribusi logistik dan peraturan.
"Nanti berdasarkan itu, KPU Kabupaten/Kota akan menjalankan schedule-nya. Kapan membuat rencana program, membuat rencana anggaran, kemudian kapan detail tahapannya, mulai detail pemuhtahiran data pemilih, penetapan peserta pemilu, distribusi logistik, kampanye sampai dengan Pemungutan suara," imbuhnya.
Selain itu, dalam penyusunannya KPU juga masih menunggu beberapa komisioner untuk menyusun persiapan pada pilkada serentak.
"KPU harus mengambil keputusannya dalam rapat pleno, maka kehadirannya harus memenuhi kuorum, pengambilan keputusannya juga harus diikuti oleh seluruh Komisioner," ungkapnya.
Dalam menjalankan pilkada serentak, Arief juga mengingatkan pada komisioner KPU di daerah untuk mempersiapkan diri.
"Jadi ini yang selalu tekankan dan pesankan pada mereka, tahun kedepan harus dijaga dan dijalankan dengan baik kinerjanya," pungkasnya
Baca Juga: Pilkada Serentak 2020 akan Digelar di 270 Daerah
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Ketua KPU: Waspadai Pendapatan Keuangan Anggota Komisioner
-
Pilkada Serentak 2020 akan Digelar di 270 Daerah
-
Total KPU Kasih 272 Box Kontainer Alat Bukti ke MK untuk Lawan Prabowo
-
KPU Serahkan Draf Jawaban dan Alat Bukti PHPU Pilpres 2019 Siang Ini
-
KPU Kirim 27 Box Kontainer Alat Bukti Hasil Pilpres 2019 ke MK
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang