SuaraJatim.id - SPBU di Jalan Ahmad Yanni, Ponorogo, Jawa Timur Kebakaran, Sabtu (22/6/2019) kemarin sore. Ada suara ledakan dan api berkobar.
Butuh waktu 1,5 jam bagi tim pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah yang membakar SPBU 54.634.03 itu. Polres Ponorogo mensterilkan area SPBU dengan memasang police line.
”Usai padam kami melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi,” Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Basuki saat dikonfirmasi Minggu (23/6/2019).
Basuki mengungkapkan pihaknya memeriksa 2 karyawan SPBU yang mengetahui kronologis kejadian. Menurut keterangan saksi, terjadinya kebakaran itu berawal dari percikan api yang timbul dari dalam mobil. Belakangan diketahui yang berada di dalam mobil Carry Nopol AD 9062 CG ada 2 orang. Yakni Sumali (52) dan Lilik Purwati (48).
"Mereka pasangan suami istri yang beralamat di Dusun Kasihan RT 03 RW 04 Desa Joho Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah,” katanya.
Masih kata Basuki, kejadian itu berawal mobil tersebut mengisi BBM jenis premium seharga Rp 450.000. Setelah selesai melakukan pengisian, Lilik menyalakan mobilnya, namun setelah berjalan sekitar 10 meter (masih diarea SPBU) terdengar suara ledakan dari bagian belakang mobil disertai percikan api.
Selanjutnya Sumali beserta istrinya berlari keluar mobil, namun mobil yang masih menyala berjalan sendiri memutar kembali mendekati mesin pompa pengisian BBM jenis pertalite dan langsung terbakar sehingga menyambar ke atap pengisian BBM SPBU tersebut.
Sumali mengalami luka bakar pada kepala, tangan kanan dan kaki kanan dan sekarang dirawat di rumahsakit Muslimat Ponorogo. Sedangakan istrinya tidak mengalami luka karena begitu melihat ada api dia langsung keluar.
”Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun kerugian materi l diperkirakan mencapai Rp. 750 juta,” katanya.
Berita Terkait
-
Eksodus karena Isu Kiamat, Puluhan Warga Ponorogo Akhirnya Pulang
-
Isi Perut Terburai dan Teriak Minta Tolong, Sulami Tewas di Teras Rumah
-
Isu Kiamat Terjadi saat Ramadan 2019, Polisi Buru Penyebar Hoaks
-
Bantah Keluarkan Fatwa Kiamat, Pengasuh Ponpes Ini Sampaikan Klarifikasi
-
Yakin Kiamat Sudah Dekat dan Sasar Desa Mereka, 52 Warga Watubonang Kabur
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Viral Video Suroboyo Bus Manuver Brutal di Jalanan Bikin Warga Ngeri
-
Di Balik Aksi Bagi 1 Juta Butir di Blitar, Ada Jeritan Peternak yang Tercekik Harga Pakan
-
Tragedi Wisata Kakak Beradik di Pantai Seruni Payangan: Jasad Kakak Ditemukan, Adik Masih Misteri
-
Penutupan Jembatan Gondang Tulungagung Diundur Lagi, Catat Tanggal Mainnya
-
Puskesmas Tiron Kediri Membara di Tengah Malam, Aset Rp800 Juta Dilalap Si Jago Merah