SuaraJatim.id - Mahasiswa asal Timor Leste Joao Bosco Baptista (21) ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa di lereng jurang Cemorosewu kaki Gunung Lawu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (12/7) lalu.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan penemu pertama adalah warga sekitar bernama Joni (29).
"Penemuan itu di jurang pinggir jalan tembus Cemorosewu - Sarangan KM 1 termasuk Dk. Ngancar Desa Ngancar Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, sekitar pukul 09.30. Joni kemudian melaporkan ke Kepala Dusun Agus. Dari situ Agus meneruskannya ke Polsek Plaosan lewat WA dan telepon dan diteruskan ke Polres Magetan," jelasnya Kamis (18/7/2019).
Awalnya, tambah Barung, saksi Joni hendak mengantar istrinya ke warung untuk berjualan di seputaran Jl. Tembus Cemorosewu. Kemudian sampai pada KM 1, Joni mencium bau busuk yang menyengat yang bersumber di jurang selatan jalan.
Setelah menurunkan istrinya di warung, Joni kemudian mendatangi bau busuk menyengat di sekitar lokasi yang mencurgakan tersebut. Ia kemudian turun dari sepeda motornya untuk melihat di TKP kemudian menyampaikan adanya bau tersebut ke Agus.
"Selanjutnya keduanya melihat ke lokasi, setelah dipastikan bau tersebut ternyata mayat, kemudian dilaporkan ke Polsek Plaosan lewat WhatsApp dan telepon dan diteruskan ke Polres Magetan," tegas Barung.
Dari penemuan mayat tersebut, Polres Magetan kemudian melakukan olah TKP dan identifikasi. Selanjutnya, pihak Polres Magetan berkoordinasi dengan Polda DIY. Ternyata benar, mayat tersebut adalah mahasiswa Yogyakarta.
Setelah dipastikan mayat tersebut adalah mahasiswa yang kuliah di Yogyakarta, WNA Timor Leste, kemudian mayat korban diserahkan ke Polda DIY.
"Jenazah sudah diserahkan ke Polda DIY. Kemarin pagi menggunkana ambulans langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Poda DIY," pungkas Barung.
Baca Juga: Polisi Pastikan Identitas Jasad Mahasiswa Asal Timor Leste Dari Ciri Ini
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Viral Rembesan di Tanggul Porong Sidoarjo: Ini Hasil Pengecekan BPBD
-
MAKI Geruduk Kejati Jatim Usai Temuan Emas dan Uang Diduga Milik Jampidsus, Ini Tuntutannya
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi: Optimis Tumbuh
-
Oknum ASN Gresik Resmi Ditahan Usai Jual Mimpi Jadi PPPK Lewat SK Bodong