SuaraJatim.id - Meski telah terkubur selama delapan tahun, jasad keluarga pendiri Nahdlatul Ulama (NU) H Chasbullah Muin masih utuh.
Utuhnya jasad cucu pendiri NU, KH Wahab Chasbullah tersebut diketahui saat akan dilakukan pemindahan dari Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa DKI Jakarta ke pemakaman keluarga di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang, Jawa Timur.
Makam Chasbullah tersebut dibongkar oleh keluarga pada Sabtu (13/7/2019) lalu. Saat dilakukan pembongkaran, pihak keluarga cukup kaget karena kain kafan yang digunakan untuk menutup jasad tersebut masih bersih dan utuh pun dengan jasad yang ada di dalam kain tersebut.
Selain itu, masih ada kulit mengering yang membungkus tulang. Tentu saja, jasad Chasbullah masih bisa diangkat layaknya jenazah yang masih baru. Jenazah tersebut kemudian dibawa ke Jombang untuk dimakamkan kembali pada Minggu (14/7/2019) di PPBU Tambakberas Jombang.
Jenazah yang masih utuh tersebut kemudian dimakamkan kembali di Komplek Makam Agung Pesantren Tambakberas. Dalam komplek makam tersbut juga bersemahyam pendiri NU yang juga pahlawan nasional KH Wahab Chasbullah.
Hingga Jumat (19/7/2019), gundukan tanah yang masih basah terlihat jelas dengan nisan bertuliskan H Chasbullah Muin, lahir Bangil 14-2-1948, wafat Jakarta 16-5-2011 juga masih nampak baru.
Pengasuh PPBU Tambakberas KH Hasib Wahab, yang akrab disapa Gus Hasib, membenarkan fenomena yang terjadi pada keponakannya tersebut.
"Saat dibongkar, jasadnya masih utuh. Masih bisa diangkat. Tulang-tulangnya masih tersambung, meski kulitnya mengering," ujar Gus Hasib seperti diberitakan Beritajatim.com - jaringan Suara.com pada Jumat (19/7/2019).
Gus Hasib menjelaskan, keponakannya meninggal pada 16 Mei 2011 usai menjalani operasi jantung di RS Harapan Kita, Jakarta. Kemudian, almarhum dimakamkan di TPU Pondok Kelapa DKI Jakarta. Namun tujuh hari setelah pemakaman, Gus Hasib teringat wasiat almarhum yang minta dimakamkan di dekat pusara kakeknya, KH Wahab Chasbullah.
Baca Juga: Misteri Jasad Utuh di TPU Bambu Apus dan Sosok Ulama di Mimpi Penjaga Makam
"Kemudian wasiat itu saya sampaikan kepada keluarga. Pihak keluarga juga tidak keberatan kalau jenazah dipindahkan. Namun pemindahan itu baru terlaksana setelah delapan tahun, atau Minggu lalu," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang