SuaraJatim.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Malang, Jawa Timur mengidentifikasi ada tiga titik awal penyebab kebakaran di Gunung Panderman.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan, tiga titik awal api berasal di lereng sisi timur, lereng sisi utara dan puncak Gunung Panderman. Untuk di Puncak Panderman, pada Senin (22/7/2019) berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.
"Ada dua titik yang belum bisa kami kendalikan, sebab lokasinya berada pada lereng gunung. Kebakaran yang di puncak sudah bisa kita kendalikan," ujar Rochim seperti dilansir Beritajatim.com, Selasa (23/7/2019).
Rochim menyebut kendala utama pemadaman pada sisi lereng utara dan sisi lereng timur karena berada pada jurang dengan kemiringan 60 derajat. Selain susah dijangkau, medan lereng juga membahayakan nyawa petugas.
“Analisa dari teman-teman di lapangan penyebab kebakaran karena faktor alam karena musim kemarau," ucap Rochim.
Rochim mengungkapkan, penyebab kebakaran di Gunung Panderman murni faktor alam. Sebab, titik awal terbakar diperkirakan di lereng tempat yang sulit diakses oleh warga maupun pendaki.
“Jadi peluangnya kecil ada aktifitas orang kemudian kebakaran ini ada tiga titik dan munculnya bersama-sama. Kalau karena faktor manusia mestinya hanya satu titik buka tiga titik terpisah,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Ini Luasan Hutan Lindung Gunung Panderman yang Hangus Terbakar
-
Gunung Panderman Masih Membara, BPBD Berencana Minta Bantu Heli TNI AU
-
Hari Ini BPBD Upayakan Pemadaman Kebakaran Gunung Panderman
-
Menilik Indahnya Gunung Panderman Sebelum Dilalap Si Jago Merah
-
Kebakaran Gunung Panderman, 2 Pendaki Mojokerto Dipastikan Selamat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung
-
Kebakaran Hutan Hanguskan 4 Hektare Hutan Jati di Jalur Arak-Arak Situbondo
-
Detik-detik Hilangnya Nelayan Situbondo di Laut Jangkar, Ponsel Masih Ada di Perahu