- Sudarmi (70) tewas setelah terjebak kebakaran lahan jati di Desa Sampung, Ponorogo, pada Kamis (17/9/2026) pagi.
- Korban ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan saat mencari ranting kayu bakar di pekarangan belakang rumahnya.
- Sudarmi meninggal dunia akibat luka bakar 70 persen meski sempat dievakuasi warga ke puskesmas terdekat.
SuaraJatim.id - Niat sederhana mengumpulkan ranting kayu bakar di pekarangan belakang rumah berujung duka mendalam bagi keluarga Sudarmi (70).
Nenek asal Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, ditemukan tewas mengenaskan usai terjebak kepungan kebakaran lahan pohon jati, Kamis (17/9/2026) pagi.
Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Suami korban, Tumiran, mendadak tersentak saat melihat gulungan asap tebal membubung dari area kebun jati yang terletak tepat di belakang kediamannya.
Kecemasan Tumiran memuncak lantaran sang istri tak kunjung terlihat di rumah. Sadar Sudarmi pamit mencari kayu bakar di area tersebut, ia bergegas meminta pertolongan warga sekitar untuk menyisir kebun yang mulai diamuk api.
Pencarian berpacu dengan kobaran api itu berakhir dengan jerit histeris. Warga mendapati Sudarmi sudah dalam kondisi tak berdaya di tengah kepungan kobaran api yang membakar semak belukar kering.
Kapolsek Sampung, AKP Agus Suprianto, membenarkan tragedi nahas tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api menyebar sangat cepat hingga menutup ruang gerak korban.
"Informasi awal, korban sedang mencari ranting kayu bakar di belakang rumah. Suaminya melihat asap mengepul, lalu bersama warga melakukan pencarian. Nahas, korban ditemukan sudah dalam kondisi terbakar dan terkepung kobaran api," terang AKP Agus dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Warga bergerak cepat menerobos panasnya api demi mengevakuasi tubuh renta Sudarmi dan melarikannya ke puskesmas terdekat. Namun, takdir berkata lain. Luka bakar parah mencapai 70 persen di sekujur tubuh membuat nyawa korban tak lagi tertolong.
Jenazah Sudarmi kini telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.
Baca Juga: Asap Hitam Membubung! Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar Hebat saat Karyawan Bekerja
Aparat Polsek Sampung telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menelusuri asal muasal pemantik api. Polisi memastikan area yang terbakar merupakan lahan jati milik warga, bukan area pertanian.
"Terkait penyebab pasti munculnya titik api dan bagaimana kebakaran itu bisa membesar begitu cepat hingga menjebak korban, tim kami masih melakukan penyelidikan mendalam di lapangan," pungkas Kapolsek.
Berita Terkait
-
Asap Hitam Membubung! Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar Hebat saat Karyawan Bekerja
-
Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah
-
Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini
-
Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
Terkini
-
Petaka Cari Kayu Bakar: Nenek di Ponorogo Tewas Terjebak Kobaran Api di Lahan Jati
-
Jokowi Sambangi Tenda Pengungsi Gempa Palue, Ini Respon Bupati Juventus
-
Asap Hitam Membubung! Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar Hebat saat Karyawan Bekerja
-
Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi
-
Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini