SuaraJatim.id - Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berdiri mentereng di tengah kota. Warna cat abu-abu belum terlihat pudar.
Namun, pagi itu aktivitas pegawai di kantor berlantai tujuh itu gempar. Sejumlah pegawai mengamati tulisan yang tak biasa di pagar.
Hal itu karena di tembok pagar yang juga digunakan sebagai taman, terdapat tulisan tangan yang menggunakan cat semprot berwarna hitam.
Tulisan itu berisi tentang kata-kata bernada protes. Ada pula tulisan cacian yang juga bernada protes, karena menyebut pemerintah yang disandingkan dengan alat kelamin pria dalam bahasa Jawa.
Kasubbag Humas Pemkab Bojonegoro Masirin mengklaim, tulisan menggunakan cat semprot yang ada di tembok pagar Pemkab Bojonegoro itu jelas merupakan aksi vandalisme.
Pihaknya kini telah menghapus tulisan tersebut dengan mengecat ulang. “Tidak tahu aksi vandalisme itu ulah siapa,” ujarnya, Rabu (24/7/2019).
Kasatpol PP Pemkab Bojonegoro Arief Nanang S mengatakan, pihaknya kini akan melakukan peningkatan pengamanan.
Karena pihak Pemkab telah kecolongan terhadap aksi vandalisme, meski di sekitar lokasi ada kamera pengawas.
“Namun, CCTV mengarah ke tempat yang tidak digunakan vandalisme. Ini pertama kali terjadi di Pemkab Bojonegoro,” jelasnya.
Baca Juga: Kantor Pemkab Bojonegoro Jadi Sasaran Aksi Vandalisme
Sedangkan aksi vandalisme yang terjadi di Bojonegoro sudah terjadi beberapa kali. Salah satunya juga terjadi di kantor perbankan Sinar Mas, di Jalan Untung Suropati.
Pada kantor tersebut, menurut Arief, sudah terjadi dua kali. Pertama saat bulan puasa lalu. “Memang belum ada ruang untuk mural,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Kantor Pemkab Bojonegoro Jadi Sasaran Aksi Vandalisme
-
Hadapi Persibo Bojonegoro, Timnas Indonesia U-19 Menang Tipis
-
Akan Dicat Ulang, Warga Diharapkan Ikut Jaga Cagar Budaya dari Aksi Vandal
-
Aksi Vandalisme di Jembatan Bersejarah Pangukan Kerap Terjadi Berulang
-
Rusak Makanan di Minimarket, Aksi Remajai Ini Dikecam Warga Malaysia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
Terkini
-
Kick Off BRI Consumer Expo 2026 Jadi Momentum Second Engine of Growth
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026 dan Sukses Catatkan Transaksi
-
Jembatan Darurat di Probolinggo Putus Lagi Diterjang Banjir Ekstrem, Akses Warga Terancam
-
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Blitar, 4 Rumah Warga Rusak
-
5 Fakta Korupsi Lampu Hias Probolinggo, Modus Alih Pekerjaan Terbongkar