SuaraJatim.id - Seorang remaja berusia 25 tahun berinisial PN ditangkap Polres Bojonegoro, karena merudapaksa gadis berusia 18 tahun penyandang disabilitas.
Lekaki asal Kabupaten Nias, Sumatera utara itu, merupakan pedagang kalung kesehatan yang baru pindah ke Bojonegoro sekitar empat bulan lalu.
Menurut Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, tersangka berinisial PN sebelum menodai gadis asal Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro itu berniat menawarkan kalung kesehatan.
Kemudian, tersangka melakukan terapi terhadap korban. “Tersangka mencoba mengobati korban dengan terapi yang diberikan,” ujarnya, Sabtu (27/7/2019).
Korban tidak berdaya karena difabel, lumpuh kaki dan tangan. Kepada orang tua korban, PN meminta agar saat proses terapi, hanya dilakukan berdua di dalam kamar.
Orang tua korban kemudian mengizinkan permintaan tersangka.
“Korban sebelumnya sudah minta izin ke kamar kecil dan tidak mau kembali ke kamar, namun dipaksa untuk masuk lagi ke kamar,” terangnya.
Dari situlah kemudian pelaku memerkosa korban. Saat terapi, tersangka meminta agar baju dan celana korban dibuka.
Karena kondisi hanya berdua di kamar, sehingga tersangka mulai muncul niat untuk memerkosa korban.
Baca Juga: Ada Kelompok Anarko Sindikalis di Balik Vandalisme Pagar Pemkab Bojonegoro?
“Setelah selesai, korban hanya bisa menangis dan melapor kepada orang tuanya, kemudian tersangka dikejar dan dilaporkan ke polisi,” lanjut kapolres seperti diwartakan Beritajatim.com.
Kepada polisi, PN mengaku sudah lama menjomblo. Perbuatannya itu diakui spontan. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 286 KUHP tentang persetubuhan yang dilakukan bukan dengan istrinya, dan diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan tidak berdaya.
Ancaman hukuman yang harus dijalani tersangka maksimal sembilan tahun. Sementara barang bukti yang disita kalung kesehatan, selimut, bantal dan pakaian dalam korban.
Berita Terkait
-
Suami Pergi Cari Kodok, Istri Diperkosa Tetangga saat Menyusui Bayi
-
China Eksekusi Mati Pemerkosa dan Penjual 3 Bocah Perempuan
-
Ibu Diperkosa Tetangga saat Menyusui Bayinya di Rumah
-
Cerita Pilu Siswi SMP di Jambi, Dicabuli Lalu Foto Bugilnya Disebar
-
Leher Dicekik Pakai Karet Kaca Mobil, Kiki Diperkosa Lalu Dibunuh Ronal
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian
-
Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat