SuaraJatim.id - Wali Kota Tri Risma Harini berjanji akan melengkapi peralatan di beberapa rumah sakit yang ada di Kota Surabaya, Jawa Timur.
Pernyataan tersebut disampaikan usai membuka Konferensi Asia-Pacific Hospice and Palliative Conference (APHC) 13 yang dilaksanakan di Grand City Surabaya pada Jumat (2/8/2019). Penambahan perlengkapan tersebut dikhususkan untuk terapi lanjutan para pengidap kanker.
"Kalau peralatan, insyaAllah kebetulan ini menyiapkan lima tempat ke delapan ruang untuk penderita kanker untuk berobat, radio terapi, agar antriannya tidak terlalu ramai. Nanti tahun depan, kami juga siapkan dengan nuklir untuk peralatan di RS BDH (Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada). Jadi kita lengkapi peralatan ini, supaya penderita kanker ini bisa terbantukan," ujarnya.
Risma melanjutkan, dengan adanya tambahan alat, nantinya bisa membuat penderita kanker tidak merasa sendirian.
"Saya berharap, masyarakat semakin mengenal, dan semakin banyak relawan, sehingga penderita kanker ini tidak merasa sendirian di dalam kesakitannya," ujarnya.
Sementara itu, Father of Palliative Care dari RSUD dr Soetomo Surabaya, Profesor Sunaryadi mengemukakan pilihan Kota Surabaya menjadi tuan rumah APHC ke-13 karena beberapa hal. Salah satunya karena Kota Surabaya, kini memiliki taman khusus paliatif.
"Surabaya ini kota paling berkosentrasi terhadap penyakit dan penderita kanker, bahkan ada taman khusus untuk Paliatif. Jadi saya rasa Ibu Risma ini adalah Wali Kota terbaik di Indonesia, eh tidak, terbaik di Dunia," ujarnya.
Seorang peserta konferensi paliatif, Prof Cynthia GOH mengaku terkejut dengan perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kepada penderita kanker.
"Saya baru tahu di kota (Surabaya) ini ada taman khusus untuk Paliatif. Ini satu-satunya di dunia. Saya akan sampaikan ke negara-negara peserta APHC," katanya.
Baca Juga: Disentil Pengamat, Inikah yang Dimaksud 'Urusan Anak' Wali Kota Risma?
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Soal Sampah, Walkot Risma: Kota, Kalau Sampahnya Tak Terkelola Jadi Jelek
-
Wali Kota Risma Disebut Sok Jagoan Oleh Politikus Demokrat, Anak Buah Geram
-
Politisi Demokrat: Risma Lebih Baik Bantu Medan, Kotanya Mirip Gotham City
-
Bertemu DPRD DKI, Wali Kota Risma: Masalah Sampah di Jakarta Itu Menakutkan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan
-
Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas
-
Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao
-
Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi
-
Sehari Sebelum Dilantik, Rektor UINSA Mangkir Panggilan Jaksa Terkait Dugaan Pungli Dosen Rp897 Juta