SuaraJatim.id - Perahu nelayan milik Moh Ramli warga Pesisir Camplong Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Mandangin.
Berdasarkan informasi yang diterima Suara.com, perahu bernama 'Pemata' tersebut tenggelam karena diduga dihantam ombak besar sehingga mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 12 orang selamat.
"Satu orang tewas tenggelam atas nama Sanimam, dan 12 orang lainnya alhamdulilah berhasil diselamatkan," kata Kepala Desa Madangin, Saiful Anam, Sabtu (3/8/2019).
Dikatakan Syaiful, kapal nelayan tersebut berangkat pada Jumat (2/8/2019) untuk menangkap ikan. Namun, saat tiba di perairan sebelah barat pulau Mandangin, kapal tenggelam diduga kuat karena dihantam ombak besar.
13 nelayan itu berhasil dievakuasi oleh nelayan Mandangin yang melintas di dekat lokasi kejadian. Korban selamat dan meninggal dunia baru tiba di daratan pada pukul 08.00 WIB.
"Kapal itu berangkat kemarin sekitar jam 5 sore dari Camplong, kabarnya sekitar jam 4 pagi tenggelam, dan tiba di Mandangin itu sekitar jam 8 tadi pagi," ucapnya.
Secara terpisah, Kasatpolair Polres Sampang, Iptu Agung Widodo saat dihubungi melalui telepon selelurnya membenarkan atas kejadian tersebut.
Menurutnya, Motif kejadiannya perahu mengalami kebocoran di bagian belakang yang berdekatan dengan baling baling perahu sehingga menyebabkan air laut ke masuk dalam perahu kemudian tenggelam.
Agung menjelaskan, saat ini korban sudah berhasil dievakuasi dari Pulau mandangin menuju rumah korban dengan menggunakan perahu Permata Indah milik warga pulau mandangin.
Baca Juga: Belasan Kapal Nelayan Terbakar di Indramayu
“Alhamdulillah korban telah berhasil dievakuasi semuanya,” jelasnya singkat.
Kontributor : Muhammad Madani
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Nenek Suhaena Ditemukan Hangus Terbakar di Ladang Sunyi Sumenep
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi