SuaraJatim.id - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin, tidak berada di rumah saat pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan. Rumah Fattah terletak di Nginden Intan Tengah 3-5 Surabaya, Jawa Timur.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar 6 penyidik KPK dengan pengawasan 4 Polisi yang dilengkapi senjata laras panjang mulai meakukan penggeldahan dari Rabu siang hingga malam hari pukul 20.00 WIB.
Namun saat penggeledahan, Fattah Jasin dan keluarganya tidak berada di rumah. Hanya meninggalkan 2 Asisten Rumah Tangga, serta dua mobil sedan warna hitam.
Saat ditanya oleh awak media, 2 ART tersebut ketakutan dan menjawab singkat.
"Enggak ada semua (bapak-ibu). Enggak tahu (apa yang dibawa polisi)," ucapnya sambil bergegas masuk ke dalam rumah.
Penggeledahan itu dilakukan dalam kaitan penyidikan kasus dugaan suap APBD Tulungagung dengan tersangka Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono.
Sebelumnya Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati Iskak, mengatakan ada tiga lokasi yang digeledah, yakni kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur, rumah Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, dan rumah mantan Sekda Jatim.
Seusai melakukan penggeledahan di rumah Kadishub Jatim Fattah Jasin, KPK membawa satu koper dan satu kardus berisi dokumen.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Pansel KPK Kasih Jaminan Capim KPK Jilid V Miliki Kualitas
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau
-
Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk
-
Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan
-
Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas