SuaraJatim.id - Warga yang berdiam di sekitar Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dihebohkan oleh penemuan mayat di dalam rumah toko, Minggu (11/8) malam.
Mayat itu teridentifikasi warga sebagai Darwin Susanto. Ia ditemukan tewas mandi darah di atas ranjang dalam rukonya.
Lelaki berusia 35 tahun itu diduga menjadi korban pembunuhan. Saat ditemukan, kondisi wajah pria yang ditemukan tergeletak di tempat tidur itu penuh luka dan bersimbah darah.
Kapolres Madiun Ajun Komisaris Besar Ruruh Wicaksono mengatakan, mayat pria tersebut kali pertama ditemukan adik iparnya, Susilo. Saat ditemukan, kondisi pria itu sudah tidak bernyawa dengan wajah penuh luka.
Diduga kuat pria tersebut merupakan korban pembunuhan. "Iya, diduga korban pembunuhan," kata AKBP Ruruh Wicaksono seperti diberitakan Madiunpos.com—jaringan Suara.com, Senin (12/8/2019).
Korban merupakan seorang suami yang memiliki seorang anak.
Adik ipar korban, Susilo, saat itu kebetulan datang untuk mengunjungi kakaknya itu. Namun, betapa kagetnya Susilo saat mendapati kakak iparnya itu sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
"Adiknya itu sehabis Magrib ke situ. Mungkin korban tidak bisa dihubungi atau bagaimana. Ternyata korban sudah meninggal," ujar dia.
Ruruh menyampaikan pihaknya masih belum mengetahui penyebab pasti kematian pria malang itu.
Baca Juga: Ditembak Mantan Pacar, Widya Lestari Dioperasi Siang Ini
Namun, sang istri diketahui tak berada di ruko setelah mayat Darwin ditemukan. Kekinian, polisi masih mencari sang istri. Diduga, sang istri terkait dengan pembunuhan tersebut.
Polisi tidak menemukan barang bukti yang digunakan untuk membunuh korban baik itu benda tajam maupun benda tumpul di lokasi kejadian.
Kekinian, petugas masih menunggu hasil visum dari rumah sakit untuk mengetahui waktu pria itu meninggal. Darah yang menempel di tubuh korban dan di dinding kamar sudah mengering.
Berita Terkait
-
Mukanya Diludahi saat Ajak Pulang, Rinto Bunuh dan Perkosa Siswi SMK
-
Mayat Nyaris Bugil, Amelia Diperkosa Sopir Angkot Setelah Pingsan Dibekap
-
Polisi Sebut Jumharyono Pembunuh Istri dan Bakar Anak Kejiwaannya Sehat
-
Diduga Selingkuh, Farida Sang Istri Tahanan Dibunuh saat Dibonceng Lelaki
-
Saksikan Kekejian Jumharyono, Balita R Bisiki Sang Ayah Agar Balas Dendam
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Badai di Kota Marmer: Drama OTT Bupati dan Malam Mencekam di Mapolres Tulungagung
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian
-
Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko