SuaraJatim.id - Tumpukan sampah yang terhampar di sepanjang pantai kawasan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur menimbulkan bau tak sedap.
Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang Akhmad Syarifuddin mengakui alami kesulitan dalam menanggulangi persoalan tersebut.
"Sampah laut ini tidak diketahui datangnya dari mana, tiba-tiba banyak," katanya seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Selasa (3/9/2019).
Syarifuddin beranggapan menumpuknya sampah tersebut diduga akibat perilaku masyarakat masih banyak yang membuang sampah ke sungai sehingga terbawa ke laut.
“Kami akan menyediakan tempat sampah di sekitar sungai dan akan menyediakan angkutan sampah,” ucapnya.
Selain itu, ia menambahkan pihaknya sudah sering bekerjasama dengan semua pihak untuk melakukan pembersihan sampah laut.
"Kami sudah sering sosialisasi dan pembersihan sampah laut dengan melibatkan desa setempat, tapi yang namanya sampah yang datang terus," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Kompas Abad Kedua: Gus Kikin Ingatkan Konstitusi Tertinggi Milik Nahdlatul Ulama bukan AD/ART
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung