Ndalem Pojok, rumah kedua Bung Karno yang terletak di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. [Suara.com/Agus H]
"Bung Karno pulang ke Ndalem Pojok, curhat kepada ayah angkatnya Eyang Soemosewojo tentang keinginannya menikahi ibu Inggit," ujar Kus.
Soemosewojo yang dikisahkan sangat sayang ke Bung Karno akhirnya berangkat ke Bandung dan menjadi wali pernikahan Bung Karno dengan Inggit. Soemosewojo juga yang meluluhkan hati kedua orang tua Bung Karno untuk memaafkan pernikahan kedua Bung Karno tersebut.
Tahun 2015, Yayasan Bung Karno yang diketuai oleh Guntur Soekarnoputra menetapkan Ndalem Pojok sebagai situs Persada Soekarno, istilah untuk menyebut tempat-tempat bersejarah dalam hidup Bung Karno. Pun kemudian pada 2018, Pemda Kabupaten Kediri menetapkan Ndalem Pojok sebagai situs Cagar Budaya.
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Penjual Es Hingga Penjaga Warkop Ikut Diciduk Polisi Saat Demo di Grahadi
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya