SuaraJatim.id - Pria renta yang tinggal di kontrakan kecil Jalan Panjang Jiwo gang 2 Nomor 17, Kelurahan Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya - Jawa Timur ini mengaku pernah menjadi pengawal Presiden RI pertama, Soekarno.
Waris Santoso begitu nama lengkap lelaki yang biasa dipanggil Waris. Lahir di Duduk Sampean Gresik Tahun 1932, Waris sangat bangga pernah mengawal Bung Karno. Hal ini diungkapkan langsung kepada Suara.com, Senin (9/9/2019) siang.
"Saya pernah mengawal Bung Karno dari Wonokromo-Tugu Pahlawan-Lamongan," ujar Waris dengan bangga.
Ia mengaku pernah mengawal Bung Karno, bahkan sebelum menjadi Presiden RI pertama.
"Saya ikut Bung Karno, sejak beliau belum jadi presiden dan saya masih muda waktu itu," tambahnya sambil mengingat.
Jika dirunut Bung Karno berkunjung ke Surabaya, tanggal 29 Oktober 1945, yakni pada waktu berkecamuknya pertempuran 10 November 1945, maka usia Waris saat itu masih 13 tahun, kemungkinan ia tidak mengikuti tentara Peta. Hanya mengikuti masyarakat Surabaya yang mengawal Presiden pertama RI ini.
"Waktu itu saya ikut teman-teman, diajak kesana-kemari, mengawal Bung Karno," ungkapnya sambil mengingat.
Sementara, saat ditanya sejak kapan menetap di Surabaya, Waris mengatakan dirinya tinggal di Kota Pahlawan sejak kepemimpinan Wali Kota Purnomo Kasidi.
"Saya sejak Wali Kota Pak Purnomo Kasidi (1984-1994) di Surabaya, cukup lama. Tapi hidup dari kontrakan satu ke kontrakan lainnya," ungkapnya.
Baca Juga: Makam Bung Karno Ramai Pengunjung Meski Tak Seramai Lebaran Tahun Lalu
Saat ini, dirinya berjualan koran di lampu merah perempatan Panjang Jiwo - Prapen Surabaya. Namun per hari ini, dia dilarang berjualan oleh pihak Pemkot Surabaya, dengan alasan lanjut usia.
"Sebelumnya saya kerja di beberapa perusahaan di Bali, bergerak dibidang bangunan (proyek). Karena tenaga sudah tidak ada, ya sekarang jualan koran di lampu merah. Tadi pagi datang orang Pemkot, enggak ngebolehin jualan lagi karena sudah tua," ungkapnya.
Sementara saat ditanya, barang kenang-kenangan dari Bung Karno, Waris mengatakan tak punya.
"Hilang, enggak tahu kemana barang-barangnya antik itu," pungkasnya.
Perlu diketahui, Waris sudah menikah empat kali, ketiga istri sebelumnya sudah meninggal. Saat ini Waris kembali menikah dengan Kasbi (50) dan dikaruniai lima anak.
Anak pertama Waris dan Kasbi yang pertama masih tinggal di rumah, dan sudah bekerja, yang kedua sudah ikut Suaminya, serta tiga terakhir masih duduk di bangku SD.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Detik-Detik Dramatis Evakuasi Sopir Pikap yang Terjepit dalam Kecelakaan Beruntun di Ngawi
-
Asap Ngebul di Ruang Rapat DPRD Jember: Bupati Kaget, BK Tak Berdaya Karena Aturan
-
Saya Khilaf: Anggota DPRD Jember Minta Maaf Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat
-
Pemuda Trowulan Tewas Usai Tabrak Truk Diam di Bahu Jalan Sambiroto Mojokerto
-
Buntut Viral Intimidasi Turis China: Sopir Angkutan di Probolinggo Akhirnya Minta Maaf