SuaraJatim.id - Polisi meringkus warga bernama Rudi (50) lantaran diduga mencabuli seorang anak. Parahnya korban pelecehan seksual itu adalah CT (14), siswi SMP yang merupakan anak dari pacar pelaku.
Aksi cabul pelaku terkuak setelah CT menjalani tes psikologi dan pengamatan kepribadian korban di sekolahnya.
Pembantu Unit (Panit) Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, awalnya sang guru curiga ada perubahan signifikan dari diri korban saat kegiatan belajar di sekolah.
"Jadi pelaku ini tak bisa terbongkar aksinya kalau enggak ada peranan guru yang peka dan perduli ke muridnya," kata Ruth seperti dikutip Beritajatim.com, Senin (16/9/2019).
Setelah dicurigai akhirnya CT mengakui tindakan bejat dari pacar ibunya. Pihak guru pun melakukan pelaporan ke kedua orang tuanya. Setelah menerima laporan dari orang tua korban, polisi pun akhirnya Rudi yang diketahui bekerja sebagai manager restoran dan kelab pantai di Denpasar, Bali.
Sementara, Rudi mengklaim awalnya berniat ingin memberikah perhatian kepada anak pacarnya tersebut. Namun, tak disangka, perhatian itu ternyata berbalik untuk beraksi tak terpuji kepada CT.
“Niat saya memberikan perhatian sebagai sang ayah. Karena anak ini (CT) kurang perhatian,” kata Rudi.
Meski niat hati ingin memberikan perhatian sebagai sang ayah pengganti. Rudi ternyata tak bisa menahan berahinya. Parahnya, aksi pelecehan itu ternyata sudah cukup lama dilakukan Rudi, yakni saat CT masih berusia 12 tahun.
"Menyesal saya melakukan ini. Total saya meraba anak pacar saya sudah tiga kali dan saya pacaran sama sang ibu sudah empat tahun," katanya.
Baca Juga: Viral di Medsos, Pelaku Cabul di Lampu Merah Bekasi Ngaku Cuma Iseng
Atas perbuatan cabulnya itu, Rudi kini harus mendekam di penjara. Lelaki tersebut Pasal 82 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
-
Diiming-imingi Uang Rp 20 Ribu, Bang Jek Cabuli Belasan Anak di Tulungagung
-
Polisi Lepas Teguh yang Lecehkan Perempuan di Lampu Merah Bekasi
-
Remas Dada Siswi Teman Sekelas, 3 Remaja Jambi Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diduga Lecehkan Anak Didiknya, Guru SD di Batam Diberhentikan
-
Dipolisikan Wali Murid, Guru SD Lecehkan Muridnya Sudah Dipecat
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara
-
30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan
-
Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya
-
Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta
-
Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur