Untuk mengurangi angka pengangguran Sanusi berencana untuk mempekerjakan sebanyak 60 persen pekerja saat proses pembebasan lahan. Karena pembebasan lahan itu dibantu oleh investor asing.
"Salah satu yang sudah di bebaskan tanahnya dibantu dari Italia atau Perancis, itu di Bululawang. Itu untuk investasi hampir Rp 3 triliun dengan tenaga kerja 6 ribu. Itu juga saya minta 60 persen pekerjanya.
Perluasan di bidang pertanian dan peternakan nantinya akan diperluas di sektor selatan. Seperti pengolahan tetes tebu yang di olah untuk menjadi ragi.
"Sehingga saya memprogramkan tanaman padi itu untuk 45 ribu hektare itu untuk menghasilkan tiap hektarenya per tahun dengan produksi 15 ton dua kali. Jadi 30 ton gula padi per tahun bisa dijual seharga Rp 10 ribu menjadi Rp 200 juta," jelasnya.
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang
-
Dramatis! Penyelamatan Balita yang Terjebak dalam Mobil Terkunci di Mojokerto