SuaraJatim.id - Seorang wanita pria atau waria asal Makasar bernama Alda Intan (38) bersimpuh sambil menangis di kaki korban pencurian. Tindakan itu dilakukan Alda saat menjalani sidang perdana terkait kasus pencurian yang digelar di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Selasa (17/9/2019).
Dalam sidang perdana ini, Jaksa I Gede Agus Suraharta membacakan dakwaan di muka sidang yang pimpinan Majelis Hakim Kony Hartanto. Air mata Alda langsung berderai ketika jaksa menghadirkan korban untuk bersaksi.
Waria tersebut langsung sujud di kaki korban sambil meminta ampun.
Agus mengatakan, kasus yang menjerat waria ini berawal pada Minggu 7 April 2019 sekitar pukul 11.00 WITA. Aksi pencurian itu terjadi ketika Alda melihat kondisi rumah korban di Jalan Drupadi Nomor 21 Basangkasa, Seminyak dalam keadaan sepi. Awalnya, waria yang tinggal di Teuku Umar Denpasar hendak menuju ke Kuta.
"Terdakwa yang mengendarai sepeda motor mengaku spontan berhenti di depan rumah korban. Terdakwa masuk halaman rumah karena pintu gerbang tidak terkunci," kata Jaksa dari Kejari Badung seperti dikutip Beritabali.com--jaringan Suara.com.
Masih dalam dakwaan, saat itu terdakwa masuk rumah dengan cara mencongkel jendela dengan menggunakan obeng yang telah di bawa sebelumnya. Kemudian dengan loncat jendela, terdakwa langsung masuk kamar tidur korban Wayan Drestha.
Terdakwa berhasil membuka laci yang di dalamnya ada kotak perhiasan berisikan sejumlah perhiasan berupa cincin emas bermatakan berlian dan permatan serta cincin kawin dan gelang-gelang emas bayi.
"Selain itu juga, terdakwa mengambil dua buah jam ber merk yang ada di atas TV," sebut Jaksa.
Begitu keluar rumah melalui jendela, justru kedapatan anggota yang kebetulan sedang patroli. Saat akan diamankan, terdakwa berhasil kabur dan membuang sejumlah barang yang diambil ke halaman rumah.
Dalam kasus ini, Alda ditangkap di kampung halamannya di Makasar, Sulawesi Selatan pada 19 Juli 2019.
Berita Terkait
-
Maling Panik Terekam CCTV, Wahyu Kebingungan Kabur di Rumah Orang Kaya
-
Driver Ojol Ketiban Apes, Sepeda Motor Diduduki Maling saat Antar Makanan
-
Dibuntuti sampai Rumah, Mobil Ferry Irawan Dibakar Lelaki Pecatan TNI
-
Jerit-jeritan Pergoki Maling Berkostum Pocong, Sri: Astagfirullahaladzim
-
Maling Celana Dalam Wanita Berkeliaran, Emak-emak di Kampung Ini Ketakutan
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Dulu 17 Ribu, Kini Hanya 7 Ribu: Apa yang Membuat Warga Blitar Takut Punya Anak?
-
Karier Panjang Aiptu EW Anggota Polres Blitar Kota Hancur di Tangan Narkoba
-
Presiden Pimpin Panen Raya TNI Terintegrasi di Malang, Gubernur: Jatim Pilar Utama Ketahanan Pangan