Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas II kabupaten Lamongan Ignatius Gunardi mengatakan dari empat narapidana teroris, tiga sudah bebas, tinggal satu yakni Supriyanto asal Jawa Tengah. Ia masih memiliki pemahaman keagamaan yang keras, belum bisa menerima dan bergaul selama di lapas, juga belum mengakui Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ignatius melanjutkan pihaknya terus melakukan pembinaan dan pendekatan secara keagamaan juga pendekatan secara kemanusiaan seperti yang selama ini dilakukan kepada narapidana teroris lainnya.
Sementara itu terkait bebasnya Galih Aji Satria pada Jumat (20/9/2019), Ignatius menjelaskan ada beberapa faktor yang membuatnya bebas, Galih pada awalnya cukup keras, namun satu tahun terakhir sudah kooperatif, setelah kami melakukan pendekatan sehingga menurun radikalismenya. Ia mau bergaul mengikuti kegiatan keagamaan bersama narapidana lainnya.
"Setelah melakukan pendekatan secara keagamaan satu tahun terakhir, ia bisa kooperatif, mau bergaul dengan narapidana lain seperti sholat berjamaah, tadarusan dan taraweh sewaktu bulan Ramadhan, istiqosah dan lain-lain," ucapnya.
Terakhir lanjut Ignatius, Galih bersedia kembali ke NKRI dengan membuat surat pernyataan dan kemudian kita komunikasikan untuk mendapatkan justice Collaborator dari densus. Selain itu, kami kirimkan surat pernah mengikuti deradikalisasi dari BNPT, setelah kami usulkan untuk mendapatkan remisi, sehingga mendapatkan remisi 20 bulan dari 7 tahun hukumannya.
"Kami usulkan kelengkapan itu untuk mendapatkan remisi sehingga total remisi yang didapatkan 20 bulan dari 7 tahun vonis hukumannya dan hari ini bebas," jelas Ignatius.
Kontributor : Tofan Kumara
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo, Begini Caranya
-
Selama Libur Lebaran, BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang di Berbagai Lokasi Strategis
-
Waka BGN Suspend Dua SPPG Milik Orang yang Mengaku Cucu Menteri dan Menekan Kepala SPPG
-
Kapolres Bojonegoro: 11 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap dalam Dua Bulan Terakhir
-
Kronologi Penemuan Granat Nanas di Lemari Warga Jember, Berawal dari Kiriman Orang Tua