SuaraJatim.id - Beredar rekaman video yang menampilkan aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur di media sosial. Video berdurasi 1 menit 9 detik ini memperlihatkan seorang pria dewasa tengah memukuli anak lelaki kecil di sebuah gang di Surabaya.
Pantauan dalam video tersebut awalnya ada anak kecil sedang digandeng oleh seorang pria di sebuah gang. Saat di tengah gang, anak tersebut langsung dipukuli dan ditendang. Tak ada perlawanan sama sekali hingga korban terpojokkan di tembok.
Selang beberapa detik, warga kemudian melihatnya dan memisahkan mereka berdua. Kemudian anak tersebut dipersilakan pergi agar tak kena pukulan kembali oleh pelaku.
Video penganiayaan itu kini tengah diselidiki oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.
Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni membenarkan hal itu. Ia mengatakan jika kasus ini telah ditangani setelah keluarga korban penganiayaan melaporkannya ke Mapolrestabes Surabaya pada Selasa (8/10/2019) lalu.
"Laporan Selasa malam kemarin. Saat ini masih kami proses untuk lidik," kata Ruth kepada Suara.com, Sabtu (12/10/2019).
Ruth menyebut jika kejadian ini terjadi di wilayah Surabaya barat. Namun ia tak ingin menyebut secara rinci dimana tempatnya lantaran menjaga kondusifitas tempat terjadinya penganiayaan tersebut.
"Surabaya barat pokoknya daerah sana. Jangan di sebut daerah mana agar masyarakat di lingkungannya tenang," ujarnya.
Kontributor : Arry Saputra
Baca Juga: Rekam dan Sebar Video Relawan Jokowi Dianiaya, 3 Wanita Ikut Jadi Tersangka
Berita Terkait
-
Niat Lerai Perkelahian, 2 Polisi di Cilegon Malah Diamuk Massa
-
Novel Bamukmin Bantah Ada di Lokasi saat Relawan Jokowi Dikeroyok
-
Ngamuk Gegara Ayam Jago Mati, Hengki Aniaya Tetangganya Pakai Gas 12 Kg
-
Sekap dan Aniaya Satu Remaja, Polisi Ringkus 9 Pelaku Geng Jawara Kampung
-
Terlibat Cekcok, Heri Aniaya Ibu Kandung Hingga Kritis
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB