SuaraJatim.id - Suksesnya Risa Santoso menjadi rektor termuda di Indonesia rupanya tak lepas dari peran ayahnya, Tanadi Santoso.
Rektor Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang yang pertama itu mengakui jika motivasi terbesarnya mengabdi di dunia pendidikan adalah sosok ayah.
Wanita berparas cantik ini mengklaim sang Ayah kerap diminta banyak perusahaan untuk menuangkan pemikirannya.
"Ayah saya itu pekerjaannya sebagai public speaking, pekerjaannya memotivasi, selama ini ya jadi konsultan, coach. Banyak perusahaan meminta ayah saya untuk training dan menambah ilmu," kata Risa ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019).
"Sehingga perluasan wawasan memang terinspirasi dari ayah saya," imbuhnya.
Berdasarkan penelusuran jejak digital, Tanadi Santoso memiliki rekam jejak profesional yang tidak ecek-ecek. Bahkan telah banyak mengenyam bangku pendidikan di luar negeri.
Berikut ini beberapa fakta sosok Tanadi yang didapat dari laman https://s2asia.ac.id/dosen/tanadi-santoso/
Tanadi Santoso, MBA –
Business Motivational Speaker Business Wisdom Institute Indonesia
Chief Catalyst Officer SAM CGI Surabaya – Jakarta
EDUCATION:
S-1 Bachelor of Civil Engineering Feng Chia University, Taiwan
S-2 MBA University of Chicago
Baca Juga: Unnes Bantah Rektor Mangkir Saat Dipanggil UGM Jelaskan Dugaan Plagiarisme
EXECUTIVE EDUCATION:
Leading Change – University of California Berkeley
Leading Through Innovation – University of California Berkeley
Strategic Marketing Management – Stanford University
Design Thinking BootCamp – Stanford University
Digital Marketing Program – Stanford University
Creating High Velocity Organization – MIT Sloan
LECTURING EXPERIENCES:
“Getting More by Doing Less”, the 80/20 Success Principle di 3 kota: Bandung, Jakarta dan Jogjakarta.
“Open The Heart, Close The Deal” di 5 kota: Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Jogjakarta.
“Driving Growth Through Innovation” di 4 kota: Jakarta, Surabaya, Semarang, Jogjakarta.
“Creating Magical Brand” di Jakarta (with Deddy Corbuzier) & Semarang.
“Winning the Heart through Creative Marketing” di 5 kota: Jogjakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Jakarta.
“Leading Change” di 8 kota: Semarang, Jogja, Jakarta, Surabaya, Malang, Balikpapan, Denpasar, Bandung.
“Inovasi atau Mati” di 9 kota: Semarang, Jogja, Solo, Jakarta, Surabaya, Malang, Balikpapan, Denpasar, Bandung.
“Digital Strategy” di Jakarta.
“Extreme Productivity Leadership” di 5 kota : Semarang,Solo,Jakarta,Balikpapan dan Surabaya.
“Out Of The Box : Business Innovation” di 4 Kota : Surabaya, Jakarta, Semarang dan Jogja.
“Family Business : From Generation to Generation , From Family Business to Modern Business” di 4 Kota : Jakarta, Surabaya, Solo dan Semarang.
“Winning The Negotiation Game” di Jakarta dan Surabaya.
“Digital Markerting Revolution” di 5 kota : Jakarta, Balikpapan, Surabaya, Bandung, Makassar.
“Training for First Time Manager and Supervisor & Manager” di 6 Kota : Balikpapan, Surabaya, Jakarta, Solo, Semarang dan Purwokerto.
“5 Day MBA Workshop” 26 batch selama 3 tahun di 5 kota : Surabaya, Jakarta, Solo, Semarang, Bandung.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun